Rabu, 19 Februari 2020

Jepang Buka Peluang Kerja Bagi 6.000 WNI

- 23 November 2019, 01:27 WIB
ILUSTRASI pencari kerja.*/DOK. PR

JAKARTA,  (PR). - Japan Indonesia Association (Japinda) akan membuka peluang bagi 6.000 Warga Negara Indonesia untuk bekerja di Jepang. Hal itu merupakan wuiljud kerja sama Japinda dan Kamar Dagang Indonesia di program pengembangan sumber daya manusia (SDM)  

Ketua Umum Kadin, Rosan P Roeslani mengatakan bahwa Kadin memperkuat kerjasama perdagangan, investasi, dan pengembangan sumber daya manusia dengan Japinda. Jepang akan membuka selebar-lebarnya ruang kerjasama untuk pengembangan vokasi Indonesia dan program pemagangan di Jepang.

“Akan dibuka peluang kerja bagi 6000 orang WNI untuk bekerja di sana,” kata Rosan usai jamuan makan siang bersama Ketua Japinda, Yasuo Fukuda beserta delegasinya di Hotel Jakarta, Jumat 22 November 2019.

Dia mengatakan, kunjungan Japinda kali ini merupakan kunjungan balasan Kadin Indonesia ke Jepang pada tahun lalu. Pihaknya pun mengapresiasi atas kerjasama yang selama ini terjalin dengan baik, sehingga dapat mempererat hubungan kerjasama ekonomi diantara kedua belah pihak.

Selain menindak lanjuti program pengembangan vokasi dan pemagangan, Rosan mengatakan, kunjungan kali ini juga untuk menjajaki investasi Jepang di bidang infrastruktur hingga pengembangan kendaraan berbasis baterai dan listrik.

Pada tahun 2018, Jepang tercatat menjadi negara penyumbang investasi terbesar kedua di Indonesia, mencapai 4,9 miliar Dolar AS dengan total 3.166 proyek. Sementara pada kuartal kedua tahun 2019, nilai investasi Jepang senilai 2,36 miliar Dolar AS. Jumlah itu meningkat 15,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018.

Rosan mengatakan, Jepang diharapkan dapat dalam berbagai proyek infrastruktur lain. Selain Kereta Api Semi Cepat Jakarta-Surabaya, Jepang juga terlibat dalam pembangunan Pelabuhan Patimban, MRT Jakarta Fase 2, dan Pengembangan Lapangan Gas Masela. Selain keterlibatan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut, Jepang juga turut terlibat dalam PSN lain seperti PLTU Batang, PLTU Indramayu, dan Pembangunan Tangguh LNG.

“Kami tentu berharap Japinda dapat ikut serta dalam investasi sejumlah proyek strategis nasional. Dari Kadin sendiri siap bekerja sama untuk menjajaki kemitraan dan pendampingan,” kata Rosan.***


Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X