Selasa, 10 Desember 2019

Mengenal Tujuh Staf Khusus Muda Presiden Jokowi

- 22 November 2019, 14:57 WIB
PRESIDEN Joko Widodo (keempat kiri) bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo mengangkat tujuh anak muda berusia 23 tahun sampai 36 tahun menjadi staf khusus presiden. Ketujuh anak muda itu diharapkan Jokowi menjadi jembatannya menjangkau anak muda.

Ketujuh staf khusus itu adalah Putri Indahsari Tanjung (23), Adamas Belva Syah Devara (29), Gracia Billy Mambrasar (31), Angkie Yudistia (32), Andi Taufan Garuda Putra (32), Aminudin Ma’aruf (33) dan Ayu Kartika Dewi (36).

Putri Indahsari Tanjung merupakan staf khusus termuda. Ia juga merupakan anak pengusaha media, Chairul Tanjung. Selain itu, Angkie Yudistia merupakan staf khusus perempuan yang juga berkebutuhan khusus.

Jokowi mengatakan, ketujuh anak muda itu akan menjadi teman diskusi, baik harian, mingguan, maupun bulanan. Ia mengharapkan ketujuh staf muda itu bisa memberikan gagasan yang segar dan inovatif.

“Sehingga bisa cari cara baru yang melompat untuk kejar kemajuan sekaligus menjadi jembatan saya bagi anak muda, santri muda, diaspora, yang tersebar di berbagai tempat,” kata Jokowi saat memperkenalkan staf khusus tersebut di Istana Merdeka, Kamis, 21 November 2019.

Jokowi meyakini gagasan segar dan kreatif ke depannya bisa bisa diterapkan dalam pemerintahan. “Saya ingin ada inovasi-inovasi baru, gagasan-gagasan baru, ide baru dan terobosan baru sehingga memudahkan kita mengelola negara ini. Goalnya ke sana,” ujar Jokowi.

Adapun mengenai target yang ingin dicapai dari pengangkatan staf khusus berusia muda tersebut, Jokowi mengatakan, hal terpenting adalah output dari kerja para staf khusus tersebut yang sesuai dengan keahliannya.

“Kerja dengan saya pasti ada target. Tapi saya tidak ingin harus setiap hari beliau-beliau ini ke sini (Istana Kepresidenan). Yang penting, target yang saya berikan outputnya bisa dapat dan bisa dimanfaatkan untuk perbaikan sistem yang ada,” ujarnya.

Latar belakang ketujuh staf khusus rata-rata telah berkecimpung selama tahunan mengembangkan start up digital.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X