Minggu, 8 Desember 2019

Pelaku Bom Bunuh Diri Medan Gunakan Atribut Ojek Online, Gojek Angkat Bicara

- 13 November 2019, 18:18 WIB
POLISI berjaga pascabom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu, 13 November 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Bom bunuh diri yang terjadi Rabu, 13 November 2019 pagi, sekitar pukul 08.45 WIB di Polrestabes Medan Jalan HM Said, Medan diduga dilakukan seorang yang mengenakan atribut ojek online.

Petugas masih melakukan penyisiran di seputaran Mako Polrestabes Medan untuk pengembangan atas insiden ledakan tersebut dan police line juga sudah terpasang di lokasi.

Terkait peristiwa itu, Vice President Corporate Communications Gojek Indonesia, Kristy Nelwan mengatakan belum bisa berkomentar mengenai atribut terduga pelaku.

"Kami telah menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak berwajib, serta siap untuk memberikan seluruh bantuan dan dukungan yang diperlukan untuk proses investigasi," kata Nelwan, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Untuk itu, ia pun mengutuk aksi teror yang terjadi di Polrestabes Medan dan berduka cita atas jatuhnya korban dari aksi teror tersebut.

"Gojek menentang keras segala tindakan anarkis dan akan memberikan dukungan penuh upaya pihak berwajib dalam menjaga keamanan masyarakat," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu, 13 November 2019 pagi sekitar pukul 08.45 WIB di Polrestabes Medan Jalan HM Said Medan terjadi bom bunuh diri diduga dilakukan seorang mengunakan atribut Gojek. Bom meledak di sekitar kantin Polrestabes Medan.***



Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X