Rabu, 11 Desember 2019

Pemkot Akan Tertibkan Auning Pedagang Kreatif Lapangan

- 27 Oktober 2019, 13:22 WIB
BANGUNAN Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang.*/DOK. KABAR BANTEN

SERANG, (PR).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan melakukan penertiban auning yang berada di trotoar Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang. Meski hasil uji kelayakan gedung pasar belum keluar, pihaknya tetap menertibkan. Hal ini dilakukan agar ketika hasil uji kelayakan tersebut keluar, para pedagang bisa langsung menempati bangunannya.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, sampai saat ini pihaknya terus mencari pengelola auning PIR. Sebab, pembangunannya dilakukan tanpa sepengetahun Pemkot Serang. Baik Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop) maupun pengelola PIR, yang dalam hal ini PT Pesona Banten Persada tidak ada yang tahu.

“Dari awal kami cari pemborongnya, sebelum auning itu dibangun. Tapi sampai sekarang belum ketemu. Sampai akhirnya auning itu sudah dibangun dan ditempati para pedagang disana (PIR). Padahal kan itu tidak boleh, kan kami ingin menertibkan dari hal tersebut," ujarnya, Jumat 25 Oktober 2019.

Selain itu, pihaknya juga tidak mengetahui adanya pembayaran yang dilakukan pedagang kepada pengelola auning tersebut. Hal ini tentunya akan merugikan Pemkot Serang karena tidak ada kontribusi yang dilakukan pengelola kepada pemkot. “Itu di luar sepengetahuan kami. Dan memang tidak ada kontribusinya. Kalaupun ada, ya jelas kami menolak, karena ini sudah menyalahi aturan dan tidak boleh," katanya.

Namun, pihaknya juga terkendala terhadap Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang meminta auning tersebut tidak dibongkar. Hingga hasil dari uji kelayakan gedung PIR telah diterbitkan dan dinyatakan aman untuk digunakan. “Sebenarnya saya inginnya dibongkar, tapi kami dituntut untuk uji kelayakan dulu. Memang gedung yang lainnya harus ada uji kelayakan karena itu sudah ada aturannya,” ucapnya.

Namun, apabila hasil uji kelayakan tersebut tidak layak, pihaknya akan tetap meminta untuk dipindahkan. Pemindahan itu pun harus direncanakan juga oleh PT Pesona Banten Persada sebagai pengelola PIR. “Semua yang ada di trotoar jalan harus dipindahkan. Tapi itu nanti PT Pesona Banten Persada yang merencanakan. Kami memfasilitasi saja," katanya.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Serang Kusna Ramdani mengatakan, pihaknya hanya menunggu instruksi dari Wali Kota Serang. Apabila ditertibkan, kapan pun timnya siap untuk melakukan tugas. "Kami hanya tinggal menunggu saja. Kan kami hanya menjalankan tugas dari atas," ucapnya.

Penertiban itu pun akan dilakukan pada pedagang yang melanggar aturan. Seperti yang berjualan di atas trotoar Blok M, Terminal Cangkring dan sepanjang jalur pipa gas. "Yang memang melanggar pasti akan ditertibkan. Kan ada banyak yang berjualan di atas trotoar. Sesuai arahan saja nanti," katanya.

Terkait progress uji kelayakan Gedung PIR, Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang Joko Sutrisna mengatakan, masih dibahas oleh tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB). "Belum, masih dibahas oleh tim ITB. Mereka masih belum melakukan kajian, nanti akan kami dorong untuk segera melakukan kajian," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Rizki Putri.***



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X