Jumat, 13 Desember 2019

Indonesia Terpilih dalam Dewan HAM PBB untuk Ke Lima Kalinya

- 18 Oktober 2019, 13:25 WIB
DEWAN Hak Asasi Manusi Perserikatan Bangsa-Bangsa.*/DOK PR

JAKARTA, (PR).- Indonesia kembali mengukir prestasi di dunia internasional dengan terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022. Sebelumnya, Indonesia juga sudah terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

"Bersyukur, bahwa di akhir masa kerja Presiden Jokowi untuk periode pertama, kita sekali lagi dapat menyukseskan pencalonan Indonesia di Dewan HAM. Kita berhasil dengan suara terbanyak," ujar Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, dalam sesi nonton bareng pemungutan suara pencalonan anggota Dewan HAM PBB di kantor Kemenlu, Jakarta, Kamis, 17 Oktober 2019, malam.

Hasil pemungutan suara yang dilaksanakan secara rahasia dan tertutup itu menunjukkan Indonesia unggul dengan 174 suara. Perolehan suaranya disusul Jepang dengan dengan 165 suara, Korea Selatan 165 suara, serta Kepulauan Marshall dengan 123 suara. Keempat negara ini akan mewakili kawasan Asia Pasifik untuk duduk di kursi Dewan HAM PBB.

Retno mengungkapkan, kemenangan Indonesia adalah buah kerja keras para diplomat Kemenlu yang telah melakukan lobi dan kampanye mengenai pencalonan Indonesia untuk Dewan HAM PBB. Hal itu telah dilakukan sejak tahun lalu.

Dalam beberapa bulan menjelang pemilihan, tim kampanye pencalonan Indonesia pun melakukan pertemuan sangat intensif dengan hampir semua negara anggota PBB. Pendekatan itu tidak hanya dilakukan di Markas PBB New York dan Jenewa, tetapi juga dilaksanakan oleh para duta besar RI di wilayah penugasannya masing-masing untuk mengumpulkan dukungan bagi Indonesia.

Lobi dan kampanye tersebut juga dilakukan oleh Menlu, Wamenlu, dan para pejabat Kemenlu RI. Bahkan, dalam Sidang Umum ke-74 PBB dan Sidang ke-40 Dewan HAM PBB, pemerintah RI melakukan sedikitnya 50 pertemuan di tingkat Menlu, Wamenlu, dan Dubes untuk memastikan suara bagi Indonesia.

"Hingga saat-saat terakhir, saya mendapat laporan dari wakil tetap RI di New York, bahwa lobi masih terus dilakukan," ujar Retno.

Terpilihnya Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB disebut Retno sebagai amanah dan bukti kepercayaan masyarakat internasional kepada Indonesia. Amanah itu akan ditunaikan sebaik-baiknya oleh Indonesia dengan memajukan HAM di tingkat nasional maupun global, serta mendorong terwujudnya keadilan sosial.


Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

X