Rabu, 26 Februari 2020

Warga dan Wali Murid Geruduk SMPN 1 Mancak

- 18 Oktober 2019, 04:36 WIB
PULUHAN warga dan alumni SMPN 1 Mancak saat mendatangi sekolah untuk meminta agar gembok gerbang sekolah tersebut dibuka, Kamis 17 Oktober 2019.*/ISTIMEWA

SERANG,(PR).- Warga dan wali murid beramai-ramai menggeruduk gedung SMPN 1 Mancak, Kamis 17 Oktober 2019. Kedatangan mereka untuk memaksa agar gerbang sekolah yang sejak Senin (14/10/2019) disegel ahli waris Aris Rusman Bin Jainul itu segera dibuka. 

Seorang warga Jhony E Wangga mengatakan, saat ini warga sedang melakukan proses pembukaan gerbang SMPN 1 Mancak. Warga datang sejak pukul 17.00.  "Hingga malam masih belum terbuka. Masyarakat dan alumni sudah merangsek mau buka paksa," ujarnya.

Jhony mengatakan, upaya mereka untuk masuk kesulitan. Sebab warga dihalang-halangi oleh ahli waris Aris Rusman Bin Jainul. "Mau proses buka tertahan sama Aris," katanya.

Ia mengatakan, jika gerbang tak kunjung dibuka, maka warga akan membuka paksa. Selain itu, akan ada aksi di pendopo Bupati Serang Jumat (18/10/2019). "Kita buka paksa alternatif kedua kita bagi demo pola KBM di pendopo, polsek, kecamatan, disdik melibatkan semua siswa," tuturnya.

Sementara Kepala SMPN 1 Mancak Tata Witarsa mengatakan, saat ini warga yang datang tidak rusuh. Mereka sedang berupaya untuk membuka gembok. "Masih berjaga di sana (ahli waris Aris Rusman), dari jam 5 sore (warga datang)," ujarnya.

Tata mengatakan, di sekitar lokasi mendapatkan penjagaan ketat dari kepolisian, danramil dan Satpol PP. Namun sampai saat ini berjalan dengan aman. "Ini yang datang banyaknya wali murid sama alumni. Belum ada titik temu, dari Pemda hadir ada satpol PP dan disdik juga sama kecamatan," katanya.

Ia menuturkan, jika gerbang ini belum juga berhasil dibuka maka siswa siswi masih akan tetap belajar di SMAN 1 Mancak. "Kita masih di SMA, kalau itu mungkin (warga bisa marah). Kalau bapak hanya pengguna, masyarakat ingin anak belajar dengan baik, itu laporan pemda sudah, ke polisi sudah. Ingin segera beres," ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Dindin Hasanudin.***


Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X