Senin, 9 Desember 2019

Korban Gempa Ambon Perlu Terpal dan Bahan Makanan

- 15 Oktober 2019, 14:48 WIB
KONDISI di pengungsian korban gempa di Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Maluku Tengah, Ambon.*/ISTIMEWA

BANDUNG, (PR).- Warga terdampak gempa di Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Maluku Tengah, Ambon membutuhkan terpal untuk mendirikan tenda pengungsian dan sekolah darurat. Kebutuhan mendesak lainnya adalah makanan, selimut, matras, MCK darurat, perlengkapan sekolah, layanan kesehatan, SDM Medis, dan obat-obatan.

Demikian diungkapkan Relawan Rumah Zakat, Sujay, melalui siaran pers yang diterima "PR" Online, Selasa 15 Oktober 2019. Rumah Zakat mengirimkan 20 relawan ke lokasi terdampak gempa di Kabupaten Seram Bagian Barat dan Kabupaten Maluku Tengah, Ambon. 

"Rumah Zakat juga mendistribusikan bantuan logistik dan menyalurkan makanan kepada masyarakat," katanya.

Rumah Zakat, menurut dia, juga memberikan layanan medis, mendirikan musala, pos segar, dan menyediakan tiga mobil operasional. Sedangkan untuk mengembalikan keceriaan anak-anak, Rumah Zakat melakukan pendampingan psikososial dengan bermain games.

Menurut data BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), sampai Minggu (13/10/2019) korban meninggal dunia sebanyak 39 jiwa. Sedangkan korban luka ringan mencapai 1.548 jiwa, korban luka berat 30 orang, dan sebanyak 170.090 jiwa harus mengungsi.

“Dampak gempa yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan anak-anak libur sekolah. Saat ini anak-anak tersebut belajar di sekolah darurat yang beralaskan tanah dan beratapkan terpal, semoga kondisi ini segera berangsur baik,” ujarnya.***
 



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X