Persiapan Ma'ruf Amin Jelang Pelantikan Presiden-Wakil Presiden

- 5 Oktober 2019, 00:29 WIB
WAKIL Presiden terpilih KH Maruf Amin memberikan sambutan pada acara peluncuran buku

JAKARTA, (PR).- Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih sudah tinggal beberapa minggu lagi. Di Istana Wakil Presiden, persiapan untuk peralihan jabatan dari Jusuf Kalla ke Ma’ruf Amin sudah mulai terasa.

Hal itu terlihat dari diundangnya Ma’ruf oleh Jusuf ke Istana Wapres, Jumat, 4 Oktober 2019. Ma’ruf datang ke istana sekitar pukul 11.30. Ia dan Jusuf menyempatkan salat jumat dan makan siang bersama di Istana Wapres. Keduanya juga melakukan pertemuan secara tertutup dari awak media.

Dalam konferensi pers, Jusuf mengatakan, sengaja mengundang Ma’ruf untuk membicarakan masalah-masalah yang masih belum selesai berkaitan dengan tugas wakil presiden. Masalah yang belum selesai itulah yang akan menjadi tugas yang nantinya akan diemban oleh Ma’ruf.

Masalah yang dimaksud Jusuf beragam, mulai dari masalah birokrasi sampai penanganan kebencanaan. “Masalah koordinasi-koordinasi bencana, Sulawesi Tengah, NTB, dan masalah-masalah lain yang sudah berjalan kemudian dilanjutkan. Masalah pembangunan Universitas Islam Internasional, itu juga dilanjutkan. Hubungan-hubungan dengan kementerian, bagaimana sistem yang berjalan,” kata Jusuf.

Selain memperkenalkan tugas-tugas yang akan diemban wakil presiden ke depan, Jusuf juga mengaku berbagi pengalaman kepada Ma’ruf.

Saat disinggung mengenai apakah persoalan sejumlah perundang-undangan yang sempat ditunda pengesahannya juga termasuk yang dibicarakan. Jusuf menyanggahnya. Ia mengatakan, hal tersebut tergantung kementerian yang menangani undang-undang tersebut.

“Tidak-tidak. Itu tergantung undang-undangnya. Ada Menko Polhukam, ada Menteri Hukum dan HAM,” ujarnya.

Sementara itu, Ma’ruf Amin mengatakan, dirinya diundang oleh Jusuf untuk datang ke Istana Wapres. Di istana, katanya, ia diperkenalkan kepada para staf dan deputi.

“Dan ada beberapa masalah yang harus dilanjutkan. Take over dari beliau ke saya,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Kabar Banten

Jual Beli Proyek Bisa Dipidana

30 Oktober 2020, 01:23 WIB
X