Minggu, 23 Februari 2020

Mengenal Wakil Jabar di DPR, dari Kepala Daerah dan Pesohor Hingga Anggota Keluarga Politisi

- 1 Oktober 2019, 18:26 WIB
ANGGOTA DPR periode 2019-2024 diambil sumpahnya oleh Ketua Mahkamah Agung M Hatta Ali di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 1 Oktober 2019. Sebanyak 575 anggota DPR terpilih dan 136 orang anggota DPD terpilih diambil sumpahnya pada pelantikan tersebut.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Formasi Anggota DPR periode 2019-2024 diisi oleh sejumlah wajah baru. Dari 575 anggota dewan yang lolos, 44 persen di antaranya adalah pendatang anyar.

Akan tetapi, bukan berarti mereka baru di kancah politik. Ada yang sebelumnya menjabat sebagai kepala daerah, punya pertalian keluarga dengan politisi senior, atau dikenal sebagai pesohor.

Di daerah pemilihan Jawa Barat misalnya, dari 91 anggota DPR terpilih, beberapa anggota baru DPR adalah mereka yang naik kelas dari pemimpin daerah. Mereka kini berkiprah di level nasional lewat parlemen.

Nama-nama tersebut di antaranya adalah Cecep Muchtar Soleh yang merupakan Bupati Cianjur dua periode dan kini lolos ke Senayan lewat perahu Partai Nasdem.

Dedi Mulyadi dan paradigma berpikir DPR

Sementara yang cukup jadi sorotan adalah mantan bupati Purwakarta yang juga pernah mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Ditemui usai pelantikan di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa 1 Oktober 2019 Dedi Mulyadi menyebut bahwa masuknya dia ke parlemen tentu mengubah kebiasannya dalam mengambil kebijakan dibanding saat masih menjabat sebagai eksekutif.

Jika dahulu dia bisa mengambil gagasan sendiri, di DPR perlu lebih luwes, negosiatif, dan harus bisa meyakinkan para anggota dewan, ketua partai, dan pihak lain mengenai gagasan yang dia tawarkan.

“Tapi dari segi praktis, saya mewakili wilayah yang merupakan bagian dari Jawa Barat, Purwakarta, Karawang, Bekasi. Lihat saja pekan pertama dan pekan kedua, saya bisa turun ke bawah, akan ada perubahan yang saya lakukan,” ucap Dedi Mulyadi.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X