Sabtu, 22 Februari 2020

Selama 25 Tahun, Pengelola Dua Pulau Hanya Menyumbang Rp 1,6 Miliar

- 1 Oktober 2019, 07:43 WIB
PULAU Liwungan jadi alternatif untuk liburan.*/DOK. KABAR BANTEN

PANDEGLANG, (PR).- Selama 25 tahun pengelola pulau Liwungan dan Pulau Popole hanya menyumbang Rp 1,6 miliar kepada pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang. Minimnya pemasukan karena kedua pulau tersebut tidak dikelola dengan baik.

Asisten daerah bidang Pemeritahan, Ramadani mengatakan, pihaknya mencatat hanya mendapatkan 1,6 miliar dari pengelolaan Pulau Popole dan Pulau Liwungan. Namun, dirinya belum memproyeksikan kelanjutan dari pengelolaan kedua pulau yang habis masa kontraknya tersebut.

“Pengelolaan pulau tersebut itu sekitar 25 tahun lebih mungkin ya. Mereka hanya menyumbangkan sebesar satu miliar lebih,” ucapnya kepada Kabar Banten di Gedung BPKD Kabupaten Pandeglang, Senin 30 September 2019.

Ia mengatakan, masa kontrak kedua pulau tersebut akan habis pada bulan depan, namun pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan direktorat jenderal terkait. Di sisi lain, Ramadani memastikan keberadaan pengelolaan kedua pulau tersebut sudah membayarkan kewajibannya.

“Kalau habisnya itu kan bulan November, tapi kita sudah koordinasi dengan direktorat jendral pesisir dan pulau-pulau kecil. Itu untuk dua pulau itu, sekarang saja ibu Asda bidang ekonomi pembangunan sedang berangkat ke sana untuk melakukan koordinasi. Meskipun selama 25 tahun itu tidak dikelola dengan baik, namum mereka sudah membayarkan kewajibannya kepada kami,” ujarnya.

Lelang investsi

Habisnya masa kontrak pengelolaan kedua pulau tersebut, kata Ramadani, pihaknya akan melakukan lelang investasi secara umum. Dirinya berharap ada investor atau perusahaan yang menyanggupi, atau mampu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Nanti kita akan melakukan lelang investasi terkait dengan Pulau Liwungan dan Pulau Popole tersebut. Kita harus mencari investor yang kredibel, bonafit, punya kemampuan, apakah bentunya guna serap bangun, atau mungkin kerja sama operasi. Tapi sepanjang bisa meningkatkan PAD akan kita dorong, tapi intinya kita akan melakukan lelang investasi,” katanya.

Ramadani menuturkan, untuk menindaklanjuti habisnya masa kontrak Pulau Liwungan dan pulau Popole tersebut, pihaknya menanyakan langsung kepada pihak terkait untuk melakukan lelang investasi.

“Kan ada tim kerjasama daerah dan dari Asda Ekbang, mereka itu kan akan koordinasi terkait dengan mekanismenya seperti apa, teknis lelang investasinya seperti apa,” tuturnya kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik.***

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X