Kamis, 9 April 2020

Narasi Polisi: Situasi di Papua Berangsur Kondusif

- 29 September 2019, 11:08 WIB
WARGA antre menaiki pesawat milik TNI di Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua, Sabtu 28 September 2019. Warga Wamena terus memadati bandara untuk meninggalkan Wamena usai kerusuhan Senin 23 September 2019.*/ANTARA

Karena dari awal, kata dia, tidak mempunyai satu konsep pemikiran yang sama sehingga hal itu akan selalu bertentangan dan tidak akan menemui titik terang.

"Untuk menjelaskan masalah ini, harus dulu dalam satu konsepsi pemikiran dalam bingkai NKRI. Kita tidak ada hubungannya dengan pernyataan mengatakan bahwa kita gagal meng-Indonesia-kan Papua, tentunya ini harus didukung dengan studi atau kajian yang mendalam," katanya.

"Tidak bisa kita membangun narasi-narasi yang tanpa didukung data dan fakta, apabila kita mengeluarkan pernyataan sekarang ini dan tidak berdasarkan fakta di media sosial berarti kita menyebarkan hoaks," ujarnya.

Sementara itu, Kolonel Inf. Afrizal mengatakan, upaya pencegahan dalam suatu persoalan harus sesuai dengan undang-undang pemerintah yakni melibatkan para pemangku kepentingan seperti tokoh agama, tokoh adat, dan melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial terhadap masyarakat sebelum konflik.

"Kami melaksanakan tugas atau membantu kepolisian dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, ada tugas pokok TNI yang selalu melaksanakan karya bakti, komunikasi sosial dan kegiatan teritorial," kata Afrizal.***

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X