Kamis, 12 Desember 2019

Wamena Rusuh, Polisi Sebut Kerusuhan Dipicu Hoaks Bernada Rasisme

- 23 September 2019, 12:11 WIB
Hoaks/CER.EU

JAYAPURA, (PR).- Kapolda Papua Irjen Pol. Rudolf A Rodja menyebut, demonstrasi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Senin 23 September 2019 pagi dipicu hoaks.

"Wamena, pada minggu lalu, ada isu bahwa ada seorang guru mengeluarkan kata-kata rasis sehingga sebagai bentuk solidaritas, (warga) melakukan aksi demonstrasi atau unjuk rasa pagi tadi," kata Rudolf A Rodja di Abepura, Kota Jayapura kepada Antara.

Akan tetapi, demonstrasi tersebut sudah dilokalisasi oleh personel Brimob BKO Nusantara yang diperbantukan di Wamena.

"Bupati Jayawijaya juga sudah mendekati mereka (demonstran) supaya tidak lagi melakukan tindakan anarkistis," katanya.

Ia menegaskan, perkataan rasis itu merupakan isu yang tidak benar karena aparat kepolisian telah mengecek keabsahan informasi tersebut.

"Karena itu hanya isu, guru tersebut sudah kami tanya dan dia mengatakan bahwa tidak pernah mengeuarkan kata-kata atau kalimat rasis, itu sudah kami pastikan," katanya.

Terkait demonstrasi di Wamena, Kapolda Papua mengimbau segenap warga dan elemen pendukung lainnya agar tidak cepat terhasut hoaks.

"Kami berharap masyarakat di Wamena dan Papua pada umumnya tidak termakan hoaks, bijaklah dalam bersikap dan menerima informasi," katanya.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X