Selasa, 26 Mei 2020

134 Kepala Desa Terbang ke Pulau Dewata

- 3 September 2019, 22:46 WIB
ILUSTRASI studi banding.*/ANTARA

PANDEGLANG, (PR).- Sebanyak 134 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Pandeglang telah terbang ke Pulau Dewata Bali dengan dalih melangsungkan studi banding dan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Rencananya ratusan Kades itu, selama empat hari bakal mempelajari keberhasilan Desa Kutuh di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Berdasarkan agenda, kegiatan yang dikoordinir oleh Lembaga Pengembangan Potensi Desa dan Kemandirian Desa (LPPKD) itu akan berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 2 hingga 5 September 2019 yang dipusatkan di Fashion Hotel Legian dan The One Legian.

Sekretaris Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Pandeglang, Dedi Rivaldi menuturkan, keberangkatan Bimtek di Bali sudah dimasukkan ke APBDes masing-masing desa tahun 2019. 

"Anggarannya Rp 10 juta/desa dan sudah teranggarkan dalam APBDes. Rata-rata diambil dari Dana Desa tahap 2," kata Dedi saat dihubungi melalui telefon selurernya, Selasa 3 September 2019.

Dedi menjelaskan, alasan memilih desa di Pulau Bali, karena para Kades menilai, Desa Kutuh dianggap sudah maju lantaran mampu menghasilkan pendapatan hingga miliaran rupiah. 

"Ini untuk studi banding dan Bimtek ke Desa Kutuh di Bali. Kami ingin belajar ke desa yang sudah maju," ujarnya. 

Namun demikian, Dedi mengaku agenda tersebut hanya diikuti oleh 134 Kades dari total 326 desa yang ada di Pandeglang. Dia memastikan, tidak ada sanksi bagi desa yang tidak ikut berpartisipasi. 

"Kades yang tidak ikut tidak apa-apa. Karena sifatnya tidak memaksa. Tidak ada sanksi juga," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik. 

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X