Sabtu, 6 Juni 2020

Amien Rais: Pemerintah Menunggu Kajian Tiongkok Soal Pemindahan Ibu Kota

- 3 September 2019, 16:44 WIB
KETUA Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais menuding Pemerintah Indonesia tengah menunggu kajian dari Pemerintah Tiongkok tentang rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

"Sesungguhnya memindahkan ibu kota ini bukan karena menunggu studi Bappenas, tapi studi Beijing, itu jelas sekali," ujar Amien di Jakarta, Selasa, 3 September 2019, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Amien mensinyalir pemindahan Ibu Kota Negara yang yang digodok oleh Pemerintah merupakan bagian dari rencana Tiongkok untuk mendominasi dunia, yang saat ini tengah bersaing dengan Amerika Serikat sebagai penguasa global.

Mantan Ketua MPR RI itu juga mengatakan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dapat mengancam kedaulatan Indonesia, karena posisi geografisnya yang dekat dengan Laut Tiongkok Selatan dan Laut Tiongkok.

"Jadi saya pikir (pemindahan-red) ibu kota itu akan mempercepat pengambilalihan kedaulatan Indonesia oleh Republik Rakyat Tiongkok," ujar Amien.

Lebih lanjut, Amien mengatakan, Presiden Tiongkok Xi Jin Ping pernah berujar bahwa Tiongkok bisa menduduki negara lain, sebagaimana yang dilakukan oleh negara-negara Barat.

"Xi Jin Ping mengatakan bahwa kalau negara-negara Barat bisa menduduki negara lain, negara Barat dalam era kolonialisme bisa menjajah negara lain, mengapa kita tidak?" ucap Amien.

Amien pun secara tegas menolak rencana Presiden Joko Widodo untuk memindahkan ibu kota. Dia meminta agar rencana tersebut dibatalkan karena dinilai lebih banyak menimbulkan mudarat ketimbang manfaat.

"Jadi pesan kita di ruang ini kepada Pak Jokowi itu enggak usah basa basi, ditinjau kembali dan lain-lain. Jadi dibatalkan, selesai," ujar Amien.***

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X