Rabu, 11 Desember 2019

Selasa Pagi, Jakarta Peringkat Kedua Udara Terburuk Dunia

- 3 September 2019, 07:55 WIB
PEMANDANGAN Monumen Nasional dengan latar belakang gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, belum lama ini.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- DKI Jakarta bertengger di peringkat kedua dari total 89 kota besar di dunia berdasarkan parameter kualitas udara yang dirilis AirVisual, Selasa, 3 September 2019 pagi.
 
Seperti dilansir Kantor Berita Antara, tepat pukul 06.00 WIB, kualitas udara DKI berada pada level buruk dengan parameter US Air Quality Index (AQI US) 157 atau berkategori tidak sehat.
 
Angka itu terpaut sepuluh poin lebih rendah dari Lahore, Pakistan yang menduduki peringkat kota dengan kualitas udara terburuk.

Indikator AirVisual memperlihatkan kualitas udara DKI tidak sehat untuk kelompok sensitif dengan parameter polutan PM2.5 konsentrasi 68,1 ug/m3.
 
Dilaporkan Kantor Berita Antara, pemerintah DKI Jakarta telah merespons permasalahan polusi udara dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara di Ibu Kota.
 
Instruksi tersebut selanjutnya diimplementasikan melalui kebijakan perluasan wilayah rekayasa lalu lintas ganjil-genap guna menekan populasi kendaraan sebagai salah satu pemicu polusi.

Selain itu, DKI juga melakukan upaya uji emisi secara rutin untuk membatasi usia pakai kendaraan yang akan melintas di wilayah setempat. Pemprov DKI juga menyebut melakukan pengawasan intensif terhadap pabrik yang berpotensi melanggar aturan lingkungan hingga mengintensifkan penghijauan di sejumlah titik kawasan.***



Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X