Selasa, 25 Februari 2020

Khofifah Indar Parawansa Minta Maaf kepada Warga Papua Atas Peristiwa di Surabaya dan Malang

- 19 Agustus 2019, 16:30 WIB
ANGGOTA Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim bersiap masuk ke dalam Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan 10, Surabaya, Sabtu 17 Agustus 2019. Sebanyak 43 orang dibawa kepolisian untuk diminta keterangannya tentang temuan pembuangan bendera Indonesia di depan asrama itu, Jumat 16 Agustus 2019.*/ANTARA

SURABAYA, (PR).- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta maaf kepada warga Papua atas kejadian yang menimpa mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang.

"Saya sudah menelefon Gubernur Papua, Pak Lukas Enembe, dan kami mohon maaf karena itu (peristiwa di Surabaya dan Malang) sama sekali bukan mewakili masyarakat Jawa Timur," ujarnya saat menjenguk anggota Polsek Wonokromo korban penyerangan yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Senin 19 Agustus 2019.

Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat Papua dapat membedakan antara letupan yang bersifat personal dengan komitmen masyarakat Jawa Timur pada umumnya.

"Kami selalu mengingatkan Jogo (jaga) Jawa Timur. Oleh karena itu, hal-hal yang bisa dikomunikasikan, mari dimaksimalkan," ucapnya kepada Antara.

Selama ini, kata Khofifah Indar Parawansa, komunikasi Forkopimda Jatim dengan mahasiswa Papua terjalin baik dan intensif. Bahkan, saat acara dalam rangka kampanye membangun pemilu damai, merka juga hadir.

"Saat Hari Bhayangkara, mereka hadir upacara. Saat Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Pendidikan Nasional juga ikut upacara di Grahadi. Komunikasinya sangat intensif," kata Khofifah Indar Parawansa.

Dia menyampaikan bahwa untuk meredam kejadian agar tidak semakin meluas, Gubernur Papua Lukas Enembe berencana berkunjung ke Jatim sekaligus berkomunikasi dengan mahasiswa maupun masyarakat Papua.

"Nanti Pak Gubernur Papua juga akan ke Jatim dan komunikasi bersama para mahasiswa Papua yang sedang studi di sini. Tidak hanya Surabaya dan Malang, tetapi juga di beberapa daerah lainnya," kata Khofifah Indar Parawansa.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X