Kamis, 4 Juni 2020

Presiden Joko Widodo: Daerah adalah Pilar Penting NKRI

- 16 Agustus 2019, 12:54 WIB
PRESIDEN Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI dalam Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 16 agustus 2019.*/ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dalam rumah besar Indonesia, daerah-daerah adalah pilar penting NKRI. Presiden berharap Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai representasi daerah terus bekerja menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. DPD juga telah menjadi ujung tombak dalam menjaga dan merevitalisasi nilai-nilai kearifan lokal.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Tahun 2019 di Gedung MPR/DPR/DPD RI Senayan Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2019, yang menggunakan baju adat Sasak, Nusa Tenggara Barat, bernuansa emas. Ia mengatakan, selama setahun terakhir, DPD pun telah menghasilkan produk legislasi yang terkait dengan kewenangan konstitusionalnya.

"Tujuh RUU usul inisiatif DPD, enam Pandangan Pendapat terhadap RUU, empat Pertimbangan terhadap RUU, dan sepuluh hasil pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang sesuai dengan bidang tugas DPD," katanya, seperti dilansir dari kantor berita Antara.

Jokowi pun mengapresiasi respons cepat DPD dalam menyikapi tantangan mendesak yang dihadapi oleh daerah. Misalnya tantangan kedaulatan pangan, penataan hak ulayat dan masyarakat hukum adat, serta pemanfaatan energi terbarukan dan pengembangan UMKM.

Dalam melaksanakan fungsi anggaran, DPD memberi masukan kepada pemerintah terkait skema DAU (Dana Alokasi Umum), DAK (Dana Alokasi Khusus), dan DBH (Dana Bagi Hasil). Masukan diberikan agar desentralisasi fiskal memberikan rasa adil dan menjadi solusi mendasar bagi persoalan yang dihadapi oleh daerah. Dalam konteks fungsi representasi, DPD aktif melakukan pengawasan pelaksanaan Pilkada dan Pemilu 2019.

Jokowi mengatakan, DPD juga menerima aspirasi masyarakat dan daerah berkaitan dengan implementasi UU tentang Desa. Presiden menyatakan harapannya agar DPD bersama pemerintah terus bergerak membangun Indonesia dari pinggiran, dari daerah, dan desa.

Pembangunan Indonesiasentris

Selain itu, Presiden Jokowi juga menyatakan pembangunan yang dilakukan harus dapat dinikmati oleh warga di seluruh pelosok nusantara. "Indonesia itu bukan hanya Jakarta, bukan hanya Pulau Jawa. Tetapi Indonesia adalah seluruh pelosok Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," katanya.

Menurut Presiden, pembangunan yang dilakukan harus terus Indonesiasentris. Artinya, pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok nusantara.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X