Selasa, 25 Februari 2020

Ridwan Kamil Menjawab Rumor Jadi Calon Potensial Menteri Kabinet Baru Jokowi

- 12 Agustus 2019, 18:25 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembicara dalam 5th Congress of Indonesian Diaspora di Kasablanka Hall, Jakarta, Sabtu 10 Agustus 2019.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG, (PR).- Setelah ramai disebut masuk bursa Pilpres 2024, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kini ramai sebut sebagai calon menteri potensial kabinet baru yang bakal dibentuk pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Kabar itu kian santer terdengar karena Jokowi-Ma’ruf Amin tengah membidik sosok muda untuk mejadi menteri.

"(Jokowi cari menteri muda), saya doakan yang terpilih jadi menteri orang-orang terpilih mewakili mayoritas populasi Indonesia yang semakin lama, dalam 30 tahun ke depan, 60-70 persen usianya semakin muda," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Senin 12 Agustus 2019.

Ketika ditanya terkait kontak dari Istana maupun minat jika dipanggil Istana, Ridwan Kamil dengan tegas mengatakan dia akan membuktikan diri terlebih dahulu sebagai pemimpin Jabar.

"Tidak (dikontak), tidak berminat. Saya ini harus membuktikan dulu sebagai pemimpin Jabar, kan baru mulai, baru setahun. Saya sedang bersemangat. Jadi, saya fokus di Jabar," kata dia.

Terkait pentingnya keberaddaan menteri muda sebagai pembantu Jokowi, Ridwan Kamil menuturkan, ujung dari proses pembangunan adalah hasil akhir. Kalau hasil akhir bisa dipercepat dengan menteri yang berusia muda karena mobilitasnya yang lebih giat dan gesit, dia pasti mendukung.

Menurut Ridwan Kamil, kedewasaan tidak diukur dengan umur. Bagi dia, usia muda atau matang, yang terpenting adalah kinerjanya dapat menghasilkan perubahan.

"Yang penting, mau senior atau junior, kerjanya benar, terukur, dan menghasilkan perubahan, bukan soal mengadu-ngadu generasi," kata dia.

Menteri muda dimaknai berbeda

Pengamat politik Universitas Al Azhar Jakarta Ujang Komaruddin mengatakan, wacana menteri muda dalam kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin tidak sekadar muda secara usia, tapi harus memiliki pengalaman politik dan pengalaman ketatanegaraan.

"Pernyataan Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati itu benar bahwa menteri muda harus punya pengalaman politik dan pengalaman ketatanegaraan," kata Ujang Komaruddin kepada Antara.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X