Sabtu, 14 Desember 2019

Cacing Hati Ditemukan pada Puluhan Hewan Kurban di Bantul

- 12 Agustus 2019, 08:49 WIB
HEWAN kurban.*/ANTARA

BANTUL, (PR).- Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada DPPKP Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, mengungkapkan, pada pemantauan yang dilakukan saat Idul Adha, Minggu, 11 Agustus 2019, ada 1.377 sapi, 900 kambing, dan 1.003 domba yang sudah disembelih. Sekitar lima persen hewan terdeteksi memiliki penyakit cacing hati dan tidak satupun yang terdeteksi mengidap antraks.

"Yang terkena penyakit fasciola hepatita atau cacing hati ada 35 hewan, paling banyak ada di sapi. Kalau antraks nihil," kata Joko di Bantul, Minggu, 11 Agustus 2019.

Temuan penyakit cacing hati di sebagian hewan kurban, kata dia, umumnya kecil hanya berkisar lima persen. Artinya, daging hewan yang telah dipotong masih aman untuk dikonsumsi karena hati hewan yang terkena cacing cukup dipotong dan dipendam.

Untuk pemantauan pada hewan kurban di wilayah Bantul, Joko dibantu oleh 206 petugas. Mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok dan memantau 2.000an titik pemotongan hewan kurban di Kabupaten Bantul.

Joko mengatakan, data hewan kurban yang dipotong di Kabupaten Bantul akan terus berubah seiring laporan yang masuk dari lapangan. Namun, berdasarkan pengalaman pada tahun lalu, menurut dia, di Bantul sedikitnya ada 18.000 ribu hewan kurban yang dipotong pada perayaan Idul Adha.

"Tahun 2018, pada perayaan Idul kurban, yang disembelih ada 5.585 ekor sapi, 7.444 domba, dan 5.720 kambing," tuturnya.

Mengenai adanya temuan cacing hati di sebagian hewan kurban, Joko menyatakan bahwa itu tidak menjadi persoalan serius. Karena, umumnya cacing itu hanya berada di sekitar 20 persen dari organ hati.

Artinya, sebagian organ hati dan daging hewan yang telah dipotong itu masih aman untuk dikonsumsi. Demikian juga dengan organ hati hewan yang terkena cacing hati, menurut Joko, sebenarnya itu masih aman dikonsumsi asalkan diolah pada tingkat kematangan sempurna.


Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

X