Jumat, 21 Februari 2020

Mengisi Waktu Subuh di Disdukcapil

- 7 Agustus 2019, 15:45 WIB
e-KTP/DOK. PR

SERANG, (PR).- Ratusan warga rela mengantri sejak subuh di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang, Rabu, 7 Agustus 2019. Pasalnya, jatah blanko KTP elektronik (KTP-el) yang disiapkan hanya maksimal 50 buah per hari.

Seorang warga Kecamatan Waringin Kurung, Marfu, mengatakan, ia sudah datang ke kantor Disdukcapil sejak pukul 04.30 pagi. Kedatangannya ke kantor tersebut untuk mengantar buah hatinya membuat KTP-el.

"Sudah dari 04.30, nganter anak, tapi sekarang sudah masuk," ujarnya kepada Dindin Hasanudin dari Kabar Banten, saat ditemui di lokasi.

Marfu mengatakan, alasan ia datang sejak pagi buta agar bisa mendapatkan pelayanan lebih dulu. Ia sudah mendengar kabar jika sekarang jatah blanko KTP-el hanya sedikit. Ketika ia sampai, kantor Disdukcapil pun sudah ramai.

Disinggung soal adanya UPT dukcapil di kecamatan, ia mengatakan bahwa pelayanan di kantor tersebut masih belum lengkap. Misalnya, hanya memberikan layanan foto tapi tidak bisa mencetak. Karena itulah, ia lebih memilih datang ke kantor dinas.

Blanko yang ada diutamakan untuk kebutuhan mendesak

Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Serang, Jajang Kusmara, mengatakan, untuk saat ini, jumlah blanko KTP-el yang tersedia terbatas. Sekarang, blanko disediakan dan dikirim langsung dari Kemendagri.

"Sampai Minggu ini, blanko yang disediakan itu berdasarkan suplai dari pusat, per 10 hari itu hanya disediakan 500 keping blanko. Artinya per hari hanya ada 50 keping. Kalau waktu normal pas pemilu, sehari kita sediakan sampai 600 keping, karena kebutuhan waktu itu cukup tinggi," ucapnya.

50 keping tersebut, kata dia, juga hanya diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. Misalnya, untuk keperluan rumah sakit, BPJS, klaim asuransi, hingga sekolah, dan syarat untuk pekerjaan.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X