Gunung Semeru Meletus, AirNav Indonesia: Penerbangan ke Bali Gelap

- 5 Desember 2021, 14:28 WIB
Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2021 menyebabkan hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah.
Erupsi Gunung Semeru 4 Desember 2021 menyebabkan hujan abu vulkanik di sejumlah wilayah. /Dok. BNPB

PIKIRAN RAKYAT - AirNav Indonesia menjelaskan bahwa dampak dari letusan Gunung Semeru, Jawa Timur, tidak berdampak signifikat terhadap operasional pelayanan navigasi penerbangan.

Kendati begitu, AirNav tetap melakukan langkah preventif untuk tetap menormalkan operasional pelayanan navigasi penerbangan, baik di Surabaya, Denpasar, Semarang, Yogyakarta, maupun Solo.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Rosedi pada Sabtu, 4 Desember 2021.

"Sampai berita ini disampaikan, pukul 17.30 WIB, tidak ada dampak signifikan aktivitas erupsi Gunung Semeru terhadap opersional navigasi penerbangan oleh AirNav Indonesia," tutur Rosedi.

Baca Juga: Letusan Gunung Semeru dan Ramalan Jayabaya Tentang Mitos Pulau Jawa yang Terbelah

Hasil laporan pilot pesawat Wings Air yang terbang melintas menuju Denpasar, kata dia, debu vulkanik tidak tampak mengingat kondisi tertutup awan yang tebal.

Selain itu, pengamatan dari Tower Abdul Rachman Saleh tidak menunjukkan debu vulkanik dari muntahan Gunung Semeru.

AirNav Indonesia Cabang Surabaya dengan ACC MATSC dan JATSC serta Caban Denpasar untuk sementara waktu "suggest" tidak melewati W-33/South of SBR.

Baca Juga: Ridwan Kamil: Jika Deddy Corbuzier Sudah Jadi Bodyguard Berarti Dunia sedang Baik-Baik Saja

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network