Petugas Terus Memantau Gelombang Laut Masih Labil

- 28 Juli 2019, 23:58 WIB
ILUSTRASI gelombang tinggi.*/DOK. PR
ILUSTRASI gelombang tinggi.*/DOK. PR

GUNUNGKIDUL, (PR).- Pascagelombang tinggi pantai selatan kondisi ombak di perairan laut mulai turun dan berangsur mendekati normal, Minggu 28 Juli 2019. Meskipun demikian gelombangnya masih labil hingga aktivitas nelayan di sejumlah pantai belum terlihat.

“Nelayan belum berani melaut karena kondisi gelombangnya masih labil setelah mencapai puncaknya pada ketinggian 18 feet atau setinggi 6 meter pada Kamis (25/7/2019) hingga kini kondisinya masih labil. Kadang naik kadang turun,” kata Koordinator SAR Linmas Korwil II Marjono.

Dari hasil pemantauan dan pendataan dampak gelombang tinggi mencapai ketinggian 6 meter, fenomena gelombang tinggi tidak sampai menimbulkan kerusakan infrastruktur yang ada di pesisir pantai, karena beberapa hari setelah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan akan terjadi gelombang tinggi, nelayan di Gunungkidul sudah melakukan antisipasi dengan memindahkan kapal-kapal nelayan menjauhi pantai yang berpotensi di terjang gelombang tinggi. 

“Kerusakan terdampak gelombang tinggi yang menyangkut sarana wisata dan warung juga berhasil dicegah,” tuturnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, dalam sepekan terakhir pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengamanan sepanjang pantai terkait dengan adanya laporan mengenai peningkatan gelombang air laut yang terjadi di perairan laut selatan.

Beberapa hari lalu bahkan ketinggian gelombang mencapai sekitar 18 feet. Akibat terjadi gelombang tinggi, air laut menggenangi daratan sampai di area untuk wisatawan. Meskipun demikian, hingga sekarang belum ada laporan yang masuk mengenai adanya kerusakan bangunan milik pedagang atau infrastruktur lainnya.

Koordinasi dengn BMKG hingga kini juga masih dilakukan dan perkembangan langsung diinformasikan kepada nelayan maupun warga yang beraktivitas di sepanjang pantai selatan. Dari hasil pemantauan BPBD belum seluruh nelayan di pantai Gunungkidul melaut. Hanya ada beberapa nelayan yang berani melakukan aktivitas. “Kita berharap gelombang tinggi saat ini tidak berdampak terjadinya kerusakan maupun korban,” tuturnya.***
 

Editor: anef


Tags

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X