Minggu, 15 Desember 2019

Presiden Beri Waktu Tiga Bulan untuk Polri Tindak Lanjuti Laporan TGPF

- 19 Juli 2019, 10:48 WIB
KORBAN penyerangan air keras yang merupakan Penyidik KPK Novel Baswedan.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo memberikan waktu tiga bulan bagi tim teknis Polri untuk menindaklanjuti laporan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan. Tenggat waktu tersebut lebih pendek tiga bulan dari yang sebelumnya diajukan oleh kepolisian.

"Kalau kapolri kemarin meminta waktu 6 bulan, saya sampaikan 3 bulan tim teknis ini harus bisa menyelesaikan apa yang (TGPF) kemarin sampaikan," katanya di sela-sela melepas kontingen Gerakan Pramuka Indonesia ke Jambore Pramuka Dunia XXIV Virigina Barat, Amerika Serikat, di Istana Negara, Jumat 19 Juli 2019.

Sebagaimana diketahui, setelah TGPF menyampaikan penyelidikan kasus tersebut, tim teknis direkomendasikan untuk dibentuk sebagai upaya tindak lanjut atas laporan. Tim teknis ini akan dipimpin Kabareskrim Komisaris Besar Idham Azis.

Jokowi mengungkapkan harapannya supaya tim teknis yang akan dibentuk tersebut sudah bisa menyasar langsung kepada temuan-temuan yang ada. "Ini harus bisa menyelesaikan apa yang kemarin disampaikan," katanya.

Laporan TGPF yang disampaikan kepolisian pada Rabu 17 Juli 2019 lalu tidak sampai kepada pengungkapan pelaku penyiraman air keras Novel. Laporan yang disampaikan hanya soal dugaan motif pelaku yang disebutkan sakit hati karena penggunaan kekuasaan yang berlebihan oleh Novel saat menjalankan tugas. Kemudian soal jenis zat kimia yang digunakan untuk menyiram wajah Novel dan beberapa keganjilan di seputar peristiwa terjadi.

Jokowi mengatakan, kasus penyiraman air keras terhadap Novel tersebut bukan kasus yang mudah  sehingga pengungkapannya akan memakan waktu.   

"Saya beri waktu tiga bulan. Saya lihat nanti setelah tiga bulan hasilnya kayak apa. Jangan sedikit-sedikit larinya ke saya. Tugas Kapolri apa nanti," ujar Jokowi. ***

 



Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

X