Rabu, 11 Desember 2019

Rekonsiliasi di MRT, Prabowo: Kita Merah Putih!

- 13 Juli 2019, 17:29 WIB
PRESIDEN Joko Widodo (kedua kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) melambaikan tangannya saat tiba di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, 13 Juli 2019. Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT bersama-sama.*/ANTARA FOTO

JAKARTA, (PR).- Calon Presiden Republik Indonesia Nomor Urut 02, Prabowo Subianto menegaskan setelah Pemilihan Presiden 2019, tak ada lagi istilah cebong kampret. Dia menegaskan hal ini di hadapan wartawan usai mencoba MRT bersama Joko Widodo dari Stasiun Lebak Bulus ke Stasiun Senayan, Sabtu, 13 Juli 2019.

"Enggak ada cebong-cebong, enggak ada kampret-kampret semuanya merah putih," kata Prabowo lantas menjabat tangan Jokowi sambil cipika cipiki. Momen ini mengundang riuh sorak sorai dan tepuk dan tangan dari semua yang menyaksikan.

Menurut Prabowo, dirinya dan Jokowi merupakan kawan lama dan memang itu adanya. Jika pun ada konflik selama proses politik berlangsung, itu adalah bagian dari tuntutan politik dan demokrasi.

"Tetapi sesudah bertarung dengan keras, kita tetap dalam kerangka Republik Indonesia, sama-sama anak bangsa, sama-sama patriot, sama-sama ingin buat yang terbaik untuk bangsa Indonesia," ucap dia.

Prabowo tak menampik, kalau pendukung satu sama lain masih banyak yang emosional. Oleh karena itu, banyak hal yang harus diperbaiki bersama. Namun, dia berharap lewat pertemuan ini proses rekonsiliasi bangsa akan lebih mudah.

"Intinya bahwa antara pemimpin, kalau hubungannya baik kita bisa saling mengingatkan, kalau beliau mau ketemu saya, saya juga akan sampaikan saran saya demi kepentingan bangsa," ucap dia.

Pada kesempatan ini, Prabowo juga mengucapkan selamat kepada Joko Widodo atas terpilihnya ia sebagai Presiden Republik 2019-2024. "Saya ucapkan selamat pak," kata Prabowo sambil menjabat tangan Jokowi.

Momen ini lantas disambut tepuk tangan dan teriakkan 'we love you' dari pewarta yang meliput dan masyarakat yang ada di sekitar. Prabowo pun meluruskan anggapan sebagian pihak yang menyebut dirinya enggan mengucapkan selamat kepada Jokowi. Alih-alih enggan memberi selamat, Prabowo justru lebih nyaman jika menyampaikannya secara langsung ketimbang lewat telepon atau pesan.

"Ada yang bertanya kenapa pak Prabowo belum mengucapkan selamat? Saya katakan, saya ini bagaimana pun ada ewuh pakewuh, ada tata kromo, ucapan selamat maunya langsung tatap muka," ucap dia.


Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X