Pelaku Membacok karena Balas Dendam Kalah Berkelahi

- 11 Juli 2019, 21:44 WIB
SU, AX, dan KN saat dimasukan ke jeruji penjara Polres Cilegon, Kamis 11 Juli 2019. Ketiga orang ini merupakan pelaku pengeroyokan yang terjadi di Stadion Krakatau Steel (KS), Kecamatan Purwakarta, Selasa (25/6/2019) lalu.*/SIGIT ANGKI NUGRAHA/KABAR PRIANGAN

Dadi menerangkan, SU pada peristiwa pengeroyokan, berperan sebagai pembacok Wahyudi menggunakan senjata golok. Sementara AX, menusuk Wahyudi dengan belati di bagian perut. "AX menusuk Wahyudi hingga usus terburai. Lalu KN ini yang membacok Ulum menggunakan cerulit," ujarnya. 

Dari penangkapan para pelaku, polisi baru menyita barang bukti belati yang digunakan AX, serta tiga motor yang digunakan saat beraksi. Menurut Dadi, para tersangka akan terus bertambah. "Masih ada DPO yang kami kejar, salah satunya WA selaku pelaku utama," tuturnya.

Kapolres Cilegon AKBP Rizki Agung Prakoso menuturkan, latar belakang pengeroyokan juga telah terungkap. Katanya, motif pelaku adalah dendam karena kalah berkelahi di salah satu tempat hiburan malam di Jalan Aat Rusli. "Jadi, para korban sebelumnya sempat bertikai dengan orang-orang ini. Konfliknya itu dengan WA yang kini masih dalam pengejaran. Para pelaku dipukuli dan kalah jumlah. Karena itulah mereka dendam dan melakukan pengeroyokan," ungkapnya.

Sementara untuk pelaku-pelaku lain, rata-rata bermotif aksi solidaritas. Mereka tidak terlibat pada pertikaian yang terjadi di tempat hiburan malam. "Mereka tidak ikut berantem waktu di tempat hiburan malam itu. Tapi mereka ikut saat melakukan pengeroyokan, sekadar aksi solidaritas," katanya kepada wartawan Kabar Banten, Sigit Angki Nugraha.

Menurut Kapolres, para pelaku dapat diancam Pasal 170 KUH Pidana tentang penggunaan kekerasan secara bersama-sama. "Mereka terancam penjara paling lama 5 tahun 6 bulan," ujarnya.***

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X