Jumat, 6 Desember 2019

Jalan Walantaka-Petir Bahayakan Pengendara

- 5 Juli 2019, 23:29 WIB
ILUSTRASI jalan rusak.*/DOK. PRFMNEWS

SERANG, (PR).- Jalan Raya Walantaka-Petir tepatnya di perlintasan rel kereta api terjadi kerusakan dan berlubang. Akibatnya, jalan tersebut sangat membahayakan karena seringkali terjadi penumpukan di tengah perlintasan. 

Salah satu pengendara roda dua Tohari mengatakan, kerusakan jalan di perlintasan kereta api itu tak hanya mengakibatkan kemacetan, tetapi sangat membahayakan bagi pengendara. "Kalau macet mah sudah sering. Kecelakaan juga pernah terjadi kalau tidak hati-hati bawa kendaraanya," kata Tohari, Jumat 5 Juli 2019.

Ia berharap kepada instansi terkait untuk segera memperbaiki kondisi jalan yang rusak tersebut. Karena, jalan Raya Walantaka-Petir cukup ramai dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Selain itu, jalan tersebut licin saat turun hujan. 

"Makanya saya berharap secepatnya diperbaiki. Karena takut juga ya kalau tiba-tiba motornya mati di jalan. Kan jalan ini juga buat perlintasan kereta api juga. Itu yang membuat saya takut, walaupun ada palang pintu kereta. Tapi kalau malam kan kurang jelas karena penerangannya juga minim," tuturnya

Pengendara roda dua lainnya Jumenah mengatakan, aspal berlubang dan perlintasan kereta api cukup tinggi. Sehingga, seringkali pengendara kesulitan menjaga keseimbangan. 

"Ini membuat pengendara gak bisa memacu secara kencang. Kalau dipaksain bisa nabrak kendaraan yang di depannya atau sakit ke badan sayanya kan jalannya juga rusak," ucapnya. 

Ia sendiri tidak mengetahui sejak kapan jalan tersebut rusak. Namun, yang pasti ia berharap segera ada perbikan dari instansi terkait. "Gak tahu ya kalau soal dari kapannya mah. Karena saya gak merhatiin setiap kali lewat sini," ucapnya kepada wartawan Kabar Banten, Masykur Ridho.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU) Kota Serang M. Ridwan, menyampaikan jika ruas jalan tersebut bukan bagian dari kewenangannya. "Itu jalan provinsi," ujarnya.***



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X