Senin, 20 Januari 2020

Komitmen Iriawan untuk Sepak Bola Indonesia

- 2 Juli 2019, 11:35 WIB
KANDIDAT calon ketua umum PSSI Mochamad Iriawan (baju Timnas), berfoto bersama perwakilan klub, pengurus, dan mantan pemain, di di Ambrogio Patisserie, Jalan Banda, Kota Bandung, Senin, 1 Juli 2019.*/IRFAN SUBHAN/PR

Sementara itu manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan, Iriawan memiliki pengalaman yang bisa dikatakan sudah paham akan seluk beluk sepak bola di Indonesia. “Ini menjadi suatu kebanggaan bagi masayarakat Jawa Barat dan daerah lain. Insya Allah yang mendukung pun akan terus bertambah,” katanya.

Umuh menuturkan, harapan dari insan sepak bola tentunya ingin sepak bola di Indonesia dibenahi mulai dari atas sampai bawah, sehingga nantinya tidak terjadi lagi polemik atau seluk beluk di dalam sepak bola Indonesia.

Ketua Umum Asprov Jabar, Tommy Apriantono mengatakan, sebelum Asprov PSSI Jabar mengajukan Mochamad Iriawan sebagai calon ketua PSSI. Asprov ingin mendengar atau masukan dari penggiat sepak bola seperti mantan pemain, mantan pengurus, pengurus klub, dan voters untuk Jabar seperti Persib, PSGC, Bandung United, dan PS Tira Persikabo. Namun, pengurus PS Tira-Persikabo berhalangan hadir pada acara ini.

“Kita juga undang perwakilan dari pegurus komunitas bobotoh, karena selama ini yang menjadi salah satu persoalan adalah masalah suporter seperti bobotoh dan the jak kalau bertemu selalu ribut, tetapi saat bobotoh dan Bonek bertemu sangat akur, begitu juga saat bobotoh dan Aremania bertemu ribut tetapi ketika Aremania dan the Jak akur. Ini yang menjadi pekerjaan rumah paling penting, dan Pak Iwan dapat masukan itu untuk belajar mengelola sepak bola,” ujarnya.

Tommy mengatakan, mengelola sepak bola itu sulit sekali dan sekarang sebagai calon ketua Iriawan telah mempelajari hal itu dimana intinya dia mau mendengar masukan dari para penggiat sepak bola.

“Kenapa Jawa Barat mau mencalonkan, pertama kita mencari tokoh integritas dan baru di sepak bola Indonesia. Mengapa demikian, agar kepengursan sepak bola kedepan tidak terkontaminasi dan tidak punya beban masa lalu yang berat,”tuturnya.***

Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X