Selasa, 26 Mei 2020

Sejumlah Jabatan Sudah Banyak yang Kosong

- 15 Juni 2019, 04:50 WIB
ILUSTRASI jabatan kosong.*/DOK. KABAR BANTEN

PANDEGLANG, (PR).- Sejumlah jabatan yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pandeglang masih kosong. Hal itu akiba pejabat memasuki batas usia pensiun (BUP) serta masih menunggu proses penggodokan penempatan pegawai baru oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pandeglang.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineal (Disperindag ESDM) Kabupaten Pandeglang, EA Andi Kusnardi mengatakan, di dinasnya terdapat empat jabatan yang kosong. Keempat jabatan itu adalah Sekretaris, Kasubag Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan (PEP), Kasubag Promosi Perdagangan, dan Kasi Perlindungan Konsumen.

“Kita masih ada kekurangan empat pejabat. Pertama Sekretaris yang pensiun bulan lalu, kemudian Kasubag PEP, Kasubag Promosi Perdagangan, dan Kasi Perlindungan Konsumen yang kosong sudah dari awal tahun ini,” kata Andi kepada wartawan, Jumat 14 Juni 2019.

Ia mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, diharapkan pada pelantikan mendatang empat jabatan yang kosong tersebut bisa terisi.

“Kita berharap pada pelantikan atau mutasi nanti bisa terisi penuh, karena memang kita keteter kalau tidak ada Sekretaris, tapi yang paling inti itu Kasubag PEP,” ujarnya.

Mengantisipasi kekosongan jabatan, ia mengambil alih dengan membuat tim untuk menangani tugas Subag PEP dan juga Seksi Promosi Perdangan yang diambil dari beberapa Kepala Seksi. “Kita sudah bersurat ke BKD dan Insya Allah akan diisi lagi,” ucapnya.

Belum sesuai kualifikasi

Sementara, Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban menyatakan, kekosongan jabatan di sejumlah OPD karena pemerintah daerah masih menimbang penempatan pegawai. Karena tidak sedikit pegawai yang akan menempati posisi tertentu belum sesuai kualifikasi seperti pendidikan, kemampuan, keahlian dan lainnya.

“Sekarang ini kan tahap pertama sudah berjalan dan tahap kedua sedang berjalan. Kita sedang godok lagi, yang kita khawatirkan kan adalah penempatan jabatan di eselon III dan IV ini tidak sesuai dengan bidangnya,” katanya.

Menurutnya, penundaan ini hanya sedikit dan terjadi di beberapa OPD dan diharapkan dapat diselesaikan dengan menempatkan SDM yang lebih baik. Ditanya soal posisi yang paling kosong, Tanto menjelaskan, tenaga teknis yang masih banyak kekurangan.

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X