Minggu, 15 Desember 2019

PWNU Banten Ajak Warga tidak Berangkat ke Jakarta 

- 14 Juni 2019, 09:28 WIB
NAHDLATUL Ulama/DOK. PR

SERANG, (PR).- pengurus Wilayah Nahdlatuh Ulama (PWNU) Banten mengajak warga Banten untuk tidak memaksakan diri berangkat ke Jakarta pada sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari ini, Jumat 14 Juni 2019.

Ketua PWNU Banten Bunyamin memastikan, untuk warga Nahdlatul Ulama (NU) tidak akan ada yang berangkat ke Jakarta dalam rangka aski di depan gedung MK. "Kalau dari NU sudah jelas, NU tidak ada demo, tidak ada aksi," ujar Bunyamin kepada wartawan di Kota Serang, Kamis 13 Juni 2019.

Menurutnya, warga Banten harus mempercayakan keputusan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai lembaga negara yang memiliii kewenangan. Sehingga, pengerahan masa sangat tidak diperlukan. 

"Kepada segenap warga NU tidak usah berangkat ke Jakarta, kalau kita sudah mempercayakan kepada yang berkompeten, yang punya kewenangan. kita tunggu hasilnya saja," ucapnya. 

Ia menuturkan, warga Banten jangan sampai terprovokasi terkait sengketa Pilpres di MK. Ia mencontohkan, pada aksi 21-22 Mei lalu terjadi kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa. Padahal, menurutnya hal itu tidak seharusnya terjadi. "jadi sudahlah, untuk masyarakat Banten dan pendukung 02 itu seharusnya menyadari, ini ada segelintir orang mengorbankan masyarakat," tuturnya kepada wartawan Kabar Banten, Masykur Ridho. 

Selanjutnya, terkait hasil di MK ia berkeyakinan tidak akan ada perubahan. Menurutnya, perbedaan suara antara 01 dan 02 sangat jauh. Selain itu, gembar gembor kecurangan yang dilakukan secara Terstruktur Sistematis dan Massive (TSM) pun tidak dapat dibuktikan ke publik. 

"Karena kenapa, satu perbedaannya jauh, makanya saya yakin MK akan memutuskan yang jelas. Kedua kecurangan yang digemborkan hanya omongan doang. Nyatanya gak ada bukti," ujarnya. 

Diketahui, pada aksi 21-22 Mei lalu, tidak sedikit warga Banten yang datang ke Jakarta melakukan aksi unjuk rasa. Bahkan, salah satu korban merupakan warga asal Kabupaten Pandeglang, Banten.***
 



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X