Luhut Pandjaitan Ungkap Penyebab Wilayah Jabodetabek Kembali Masuk PPKM Level 2

- 30 November 2021, 20:22 WIB
Ilustrasi PPKM.
Ilustrasi PPKM. /Pixabay/Febri Amar

PIKIRAN RAKYAT - Saat ini pemerintah telah menetapkan wilayah DKI Jakarta masuk dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kembali naik ke level 2.

Kebijakan PPKM Jawa-Bali ini diperpanjang dalam dua minggu ke depan. Akan tetapi, terdapat dua hal yang menyebabkan PPKM DKI Jakarta naik ke level 2.

Dalam hal ini, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan ada delapan kabupaten/kota yang masuk PPKM level 1. Hal itu berdasarkan asesmen yang dilakukan pada 27 November 2021.

Namun di samping hal itu, disampaikan pula terdapat 10 kabupaten/kota di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang kembali ke PPKM level 2.

Baca Juga: Ngobrol Santai di Tepi Sawah, Jokowi Ungkap Harapan Petani

Luhut mengatakan ada dua hal yang menyebabkan DKI Jakarta naik ke PPKM level 2, yang pertama terkait soal tracing yang menurun.

Sebab, Kemenko Marves merujuk terhadap asesmen dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Diketahui bahwa tracing (penapisan) di Jabodetabek menurun.

“Menurut asesmen dari World Health Organization (WHO), 10 kabupaten/kota yang kembali ke level 2 di antaranya berada di wilayah Jabodetabek yang terjadi akibat turunnya angka tracing (penapisan) anggota aglomerasi di wilayah Jabodetabek,” kata Kemenko Marves, dalam siaran persnya.

Kendati begitu Menko Marves menuturkan, PPKM Jawa-Bali menunjukkan tren cukup stabil. Lanjutnya, penambahan kasus positif Covid-19 baru cukup rendah.

Halaman:

Editor: Sarah Nurul Fatia

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network