Sabtu, 6 Juni 2020

Lemang, Ketan Bakar yang Dinanti Saat Lebaran

- 2 Juni 2019, 18:15 WIB
PEKERJA menyelesaikan proses pembakaran makanan berbahan dasar beras ketan atau lemang bambu di kawasan Senen, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2019 lalu.*/ANTARA

Dijelaskan Gazali, membuat kue lemang tersebut menggunakan media bambu. Bambu yang digunakan merupakan bambu pilihan, dimana bambu tersebut tidak boleh terlalu tebal tujuannya agar proses memasak lemang tidak memakan waktu yang begitu lama dan matangnya merata.

“Pertama bambu di potong seukuran satu ruas bambu dengan panjang antara 30-40 centimeter,” kata Gazali.

Selanjutnya bagian dalam bambu dibersihkan dengan menggunakan kain. Setelah bambu bersih setiap sisi dibagian dalam bambu diberi daun pisang. Setelah daun pisang terpasang degan rapi didalam bambu dimasukkan beras ketan dan disiram dengan santan kelapa.

Selanjutnya bambu-bambu yang telah berisi beras ketan dan disiram santan kelapa diletakkan di tungku yang dirangkai khusus untuk dibakar. Api yang digunakan untuk membakar kue lemang tersebut tidak boleh terlalu besar dan tidak boleh terlalu kecil. Selama proses pembakaran, posisi bambu harus terus di ubah agar ketan yang ada didalamnya masak merata.

Setalah ketan masak dengan ciri-ciri ketan yang berda di dalam bambu telah terlihat dari luar dan menggelegak, maka api dapat dipadamkan dan kue ketan harus didinginkan terlebih dahulu sebelum di angkat.

“Proses pendinginan memakan waktu sekitar satu jam, dari awal proses pembuatan lemang sampai dengan proses pendinginan memakan waktu sekitar 2,5 sampai dengan 3 jam,” kata Gazali.

Penjualan lemang tersebut dapat dilakukan dalam dua cara, pertama lemang di potong kecil-kecil. Jika dipotong kecil, satu potong kue lemang dihargai sebesar Rp1.000. Selanjutnya kue lemang dijual utuh dalam satu potong bambu.

Harga lemang yang dijual dalam satu potong bambu bervariasi, tergantung besar kecilnya ukuran bambu. Dalam satu potong bambu kue lemang tersebut dihargai dari Rp 25 ribu sampai dengan Rp 30 ribu.***

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X