KPK Panggil 2 Pihak Swasta Terkait Proyek e-KTP untuk Penuhi Berkas Penyelidikan Paulus Tannos

- 29 November 2021, 15:10 WIB
Ilustrasi kartu identitas atau KTP.
Ilustrasi kartu identitas atau KTP. /PRFM

PIKIRAN RAKYAT - Kasus dugaan maling uang rakyat (korupsi) proyek pengadaan paket Kartu Tanda Penduduk berbasis Elektronik (e-KTP) masih terus ditelisik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baru-baru ini, KPK telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang pihak swasta bernama Jack Budiman pada Senin, 29 November 2021.

Pemeriksaan ini, kata KPK, terkait kapasitas Jack Budiman sebagai saksi atas dugaan kasus maling uang rakyat proyek pengadaan paket e-KTP.

Adapun nilai kerugian dari dugaan kasus tersebut mencapai Rp2,3 triliun.

Baca Juga: Teuku Ryan Harus Bayar Denda Rp1 M, Ria Ricis Menangis: Jangan Panik, Rezeki Udah Diatur

Selain Jack Budiman, penyidik KPK juga akan memanggil dan memeriksa Direktur PT Extensa Winaya Fakta, Suhardi untuk diminati keterangannya.

Pemeriksaan ini untuk pemenuhan berkas penyelidikan terhadap Paulus Tannos.

"Pemeriksaan akan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih. Pemeriksaan tersebut dijadwalkan untuk para saksi dalam kasus yang menjerat Pls," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Senin, 29 November 2021, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News.

Baca Juga: Sahabat Sebut Keanehan dari Jenazah Ameer Azzikra, Syakir Daulay: Jasadnya Harum, MasyaAllah

Halaman:

Editor: Ikbal Tawakal

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network