Gara-gara 'Ngoceh' Jual Kursi Dirut di BUMN, Menteri Erick Thohir Terancam Dipenjara

- 29 November 2021, 06:50 WIB
Menter BUMN, Erick Thohir terancam dipidanakan. Sebagai informasi Erick Thohir mengatakan jika jabatan diret di BUMN bisa dihargai Rp25 miliar.
Menter BUMN, Erick Thohir terancam dipidanakan. Sebagai informasi Erick Thohir mengatakan jika jabatan diret di BUMN bisa dihargai Rp25 miliar. /Instagram.com/@erickthohir

"Kalau saya terjebak jual beli jabatan, ya enggak mungkin saya menjadikan BUMN (holding), bisa menangkap yang korupsi, enggak mungkin, saya langsung goyang badannya, 'ini yang kita tangkap, dia udah nyetor ke kita' gila aja, enggak mungkin lah," kata Erick Thohir.

Atas ocehan itu, Erick Thohir disebut terancam berurusan dengan hukum.

Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, hal ini dikarenakan Erick Thohir berbicara tanpa menunjukkan bukti yang konkret.

Selain itu, alih-alih melaporkannya ke penegak hukum, Erick Thohir justru menjadikan isu tersebut sebagai 'komoditas' podcast di platform YouTube.

"Kalau Erick mengetahui fakta dan data ini, kok dia nggak ke penegak hukum, malah menjadikannya komoditas untuk podcast?" kata Refly Harun, dikutip kanal YouTube Refly Harun pada Minggu, 28 November 2021.

Semestinya Erick Thohir tahu ke mana harus melapor karena transaksi yang diceritakannya itu diduga telah terjadi dan bukan hanya sekadar percobaan.

"Kan lebih baik dia kemudian melaporkannya karena ini adalah tindak pidana. Jangankan penyuapan, percobaan penyuapan pun merupakan tindak pidana. Apalagi kalau sudah berlangsung dan berlaku," ujarnya.

Erick Thohir diwanti-wanti segera membeberkan bukti pendukung karena sesuatu yang tidak dilandasi dengan data dapat dipolisikan atas dugaan kasus pencemaran nama baik dan disangkakan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).***

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network