Minggu, 8 Desember 2019

Sampah Kembali Banjiri Drainase Pasar Kranggot

- 6 Mei 2019, 03:44 WIB
ILUSTRASI Sampah.*/REUTERS

CILEGON, (PR).- Sampah kini menjadi masalah utama di Kota Cilegon. Betapa tidak?  Sampah yang berceceran di sungai membuat irigasi di sungai belakang pasar Kranggot menjadi alih fungsi. Di seluruh Kota Cilegon, disinyalir sampah menjadi pemandangan yang sering disaksikan yang memenuhi irigasi. 

Direktur Eksekutif Komunitas Pecinta Lingkungan (KPL) Ibrohim Aswadi mengatakan kekecewaannya terhadap sampah-sampah yang berserakan di jalan dan memenuhi sungai di pasar Kranggot.Ia mengaku prihatin atas kurangnya kesadaran warga yang membuang sampah secara sembarangan.

“Kalau melihat foto di medsos, saya kira Cilegon sudah menjadi darurat sampah.Padahal beberapa hari lalu telah dibersihkan sekarang numpuk lagi. Lantas bagaimana cara memelihara saluran irigasi ini,saya kira semua elemen ikut terlibat guna membersihkan sampah tersebut,” katanya kepada wartawan Kabar Banten, Himaan Sutanto Minggu 5 Mei 2019.

Pria yang juga politisi dari Partai Demokrat dan hanya tinggal menunggu pengesahan ini, mengatakan, sampah biasanya hanya di daratan saja. Namun, kini sungai atau drainase baik pasar maupun di sekitaran perumahan penuh oleh sampah.

“Jangankan irigasi, pesisir saja sekarang ini sudah dipenuhi oleh sampah. Pokoknya bagaimana caranya, sampah-sampah ini diangkut dan bukan urusan pemerintah saja, akan tetapi harusnya seluruh elemen masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah,” tuturnya.

Tokoh masyarakat Sukmajaya Aab Bustomi mengatakan, apabila dibiarkan dan menumpuk di saluran irigasi,maka dipastikan akan terjadi banjir dan mendatangkan penyakit.Mengingat, musim hujan masih ada, untuk itu dirinya mendesak kepada pemerintah agar melakukan pengerukan sampah.

“Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Jangan dibiarkan,lakukan pengerukan. Bila perlu kerja bakti dan kami siap turun untuk melakukannya.Jangan sampai terlambat dalam melakukan antisipasi,” ucapnya.

Terpisah, Kasi Penanganan Sampah Redha Badarudin mengatakan, permasalahan sampah menjadi hal yang perlu diperhatikan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon sampai saat ini. Ia mengaku, minimnya kesadaran dari para pedagang yang berada di pasar Kranggot dalam membuang sampah.

“Iya, masih ada laporan dan pemberitaan di media banyak sampah yang berserakan di pinggir jalan. Apalagi di irigasi, seharusnya bidang Disperindag,nantinya kalau diangkat bukan di irigasi menjadi kewenangan kami. Nanti saya akan melakukan pemantauan langsung dan komunikasi dengan  Disperindag,” ungkapnya.***
 



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X