Sabtu, 18 Januari 2020

AMSI, AJI, Mafindo, dan Google Gelar Cek Fakta Pemilu 2019 untuk Berantas Hoaks

- 17 April 2019, 18:29 WIB
Hoaks.*/DOK. PR

Setelah klaim dinilai relevan dengan kepentingan publik, para pemeriksa fakta mulai bekerja melakukan verifikasi dengan mencari asal klaim, mencocokkan dengan sumber data primer, dan memastikan konteks klaim tersebut.

Setelah diperiksa, klaim itu diberikan status final yakni: benar (true), salah (false), sesat (mislead), tidak ada kesimpulan (inconclusive), atau tak tuntas (disputed).

Hasil pemeriksaan fakta itu kemudian diolah menjadi artikel untuk dimuat di media online anggota AMSI dan dipublikasikan di situs cekfakta.com.

Tim media sosialnya yang didukung International Center for Journalists kemudian menyebarluaskan artikel-artikel tersebut agar bisa diakses publik secara luas.

Mengembalikan kredibilitas jurnalisme

Ketua Umum AMSI Wenseslaus Manggut menjelaskan alasan di balik program itu."Cek fakta ini membuat dunia jurnalisme kita kembali dipercaya publik. Inisiatif ini juga menolong publik menyaring informasi yang beredar, membantu mereka memilah mana yang benar, mana yang keliru, dan mana yang hoaks. Kami berharap program ini mengembalikan kebenaran ke ruang bersama," kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum AJI Abdul Manan menegaskan pentingnya program itu untuk publik.

"Esensi jurnalisme adalah disiplin verifikasi. Dengan inisiatif cek fakta, jurnalis kembali menjalankan fungsi utamanya dalam melayani kepentingan publik yakni menyediakan informasi yang faktual, kredibel, dan akurat. Ini teramat penting pada era media sosial ketika hoaks dan disinformasi beredar di mana-mana. Terlebih lagi, di masa pemilu ketika publik amat membutuhkan rujukan yang bisa dipercaya," katanya.

Karena itu, kata Abdul Manan, pemeriksaan fakta menjadi salah satu upaya signifikan jurnalis dan media untuk melawan disinformasi yang banyak berseliweran selama pemilu.

Menjadi contoh untuk dunia

Irene Jay Liu, Kepala Google News Lab Asia Pasifik menegaskan bahwa model kolaborasi cek fakta di Indonesia bisa jadi contoh di seluruh dunia.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X