Kamis, 23 Januari 2020

Peningkatan Pernikahan Dini Hambat Laju IPM

- 15 April 2019, 15:56 WIB
ILUSTRASI pernikahan dini.*/DOK. KABAR BANTEN

"Bayangkan jika seorang pernikahan dini terjadi, psikologi dan keshetaan ibu buruk. Ketika buruk dia akan berpengaruh pd tingkat kematian bayi sehingga angka harapan hidup berkurang‎," tuturnya.

Meskipun demikian, Suhariyanto mengatakan, BPS tidak meneliti faktor apa saja yang menyebabkan peningkatan pernikahan dini itu terjadi. "Saya kira perlu dilakukan sosialisasi terutama mengenai program keluarga berencana. Sebab saat ini, jumlah anak pun mengalami peningkatan, sudah bukan dua lagi," tambahnya.

Sementara itu Deputi Bidang Neraca dan Analisis BPS, Sri Soelistyowati‎, mengatakan ibu yang menikah di usia 16 tahun atau kurang cenderung tidak memiliki pengetahuan mumpuni soal gizi. "Makan pun mungkin hanya memikirkan asla kenyang. Sehingga jangankan untuk bberbagi dengan bayi yang dikandungnya, gizi untuk dirinya sendiri pun masih kurang," ujar dia.

Selain itu, pasangan yang menikah dini juga cenderung belum mapan secara ekonomi. "Ini juga mempengaruhi kesehatan dan pemenuhan gizi bayi sehingga berpengaruh pada tingkat kematian dan angka harapan hidup ," pungkasnya.***
 

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X