Minggu, 15 Desember 2019

Polisi Ungkap Terduga Pembuang Mayat dalam Karung

- 15 April 2019, 06:11 WIB
TERDUGA pembuang mayat dalam karung sudah diamankan polisi. Empat terduga lainnya masih diburu.*/ADE TAUFIK/KABAR BANTEN

PANDEGLANG, (PR).- Polres Pandeglang berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan mayat dalam karung yang ditemukan beberapa waktu lalu. Sementara empat orang lainnya masih diburu.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan Kabar Banten, Ade Taufik, dua orang tersebut merupakan nahkoda kapal berinisial B warga Sulawesi dan Anak buah kapal (ABK) berinisial S warga Merak (Anyer) yang membuang kedua mayat. 

Kapolres Pandeglang, Indra Lutrianto Amstono mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku pembunuhan dengan peran yang berbeda dan masih ada empat orang yang masih diburu berinisial T dan M, sedangkan dua orang lagi belum diketahui identitasnya.

"Adapun peran yang telah kita amankan ini, di mana dua orang ini turut membantu dalam membuang mayat dalam karung tersebut menggunakan kapal speedboot," ungkap Kapolres Pandeglang kepada wartawan di Mapolres Pandeglang, Minggu 14 April 2019.

Ia mengatakan, kasus tersebut ditetapkan sebagai pembunuhan berencana, sedangkan lokasi pembunuhan masih didalami, sebab dari keterangan dua orang yang telah diamankan tidak mengaku.

"Mereka mengaku tidak mengetahui eksekusi pembunuhannya, kemudian setelah itu mayat dimasukan ke dalam karung setelah itu dibawa dengan speedboot dibawa dan dibuang ke perairan wilayah hukum polres Pandeglang," ucapnya.

Adapun untuk menaikan karung tersebut, lanjut Kapolres Indra, itu adanya di wilayah Anyer cilegon, dibawanya tengah malam begitu juga dibuangnya tengah malam. "Untuk motifnya ini adalah ekonomi, dugaan kami ini adalah perebutan kapal speedboot tadi, dan ada barang lain yang ingin dimiliki oleh pelaku maupun korban tadi," ujarnya.

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan, pembunuhan dan dibuangnya itu pada tanggal 5 atau 6 April 2019. 

Kedua orang tersebut, lanjut Kapolres Indra, dijanjikan akan mendapat imbalan dari hasil penjualan kapal speedboat tersebut, dan sekarang sedang mencari pelaku yang melakukan eksekusi.***
 



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X