Jumat, 13 Desember 2019

Debat Terakhir Capres 2019, Jokowi Tanya Esport, Prabowo Menjawab

- 13 April 2019, 22:29 WIB
PASANGAN Prabowo-Sandiaga Uno mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Joko Widodo-Ma’ruf Amin menyoroti perkembangan e-sport di Indonesia dalam debat terakhir capres 2019. Menurut mereka, pemerintah mesti bergerak tangkas dalam menyusun regulasi dan membangun infrastruktur, khususnya soal ekonomi digital.

“Pemerintah membangun infrastruktur digital, baik broadband dengan kecepatan tinggi, palapa ring, 4G. Sehingga, anak-anak muda kita memiliki infrastruktur dalam mengembangkan profesinya sebagai gamers,” kata Jokowi dalam debat capres terakhir 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu 13 April 2019.

Jokowi mengatakan, kebijakan tersebut perlu dilakukan karena perputaran uang dalam ekonomi digital, khususnya e-sport, mencapai Rp 11-12 triliun per tahun atau pertumbuhan eknomominya mencapai 25 sampai 30 persen.

“Ini mesti dilihat dan diwaspadai sehingga kita merespons dengan regulasi yang benar dan e-sport menjadi sebuah (kegiatan) fisik yang baik dan latihan yang detail sehingga menjadi profesional dunia,” ucapnya saat debat terakhir capres 2019.

Prabowo-Sandiaga Uno tak memungkiri bahwa kebijakan tersebut baik. Namun, mereka memfokuskan kebijakan untuk menekan harga bahan pokok, kesejahteraan buruh, guru honorer, serta ketersediaan lapangan pekerjaan.

“Nanti kebijakan-kebijakan saya dalam hal-hal mendasar yang menjawab kebutuhan Indonesia. Tingkatkan produksi pertanian, tingkatkan penghasilan bagi petani, lindungi penghidupan, dan penghasilan nelayan, tingkatkan kualitas kehidupan buruh, guru honorer, itu yang saya fokuskan,” ucap Prabowo saat debat terakhir capres 2019.

Sandiaga Uno menambahkan bahwa kebijakan ekonomi digital Prabowo-Sandiaga Uno difokuskan kepada teknologi yang dapat menyukseskan swasembada pangan Indonesia.

Menurut dia, banyak kaum milenial yang mulai menyentuh ranah pertanian dengan teknologi-teknologi yang mumpuni.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X