Kamis, 12 Desember 2019

Identitas Mayat dalam Karung Belum Terungkap

- 11 April 2019, 16:35 WIB
FOTO ilustrasi mayat dalam karung.*/DOK. KABAR BANTEN

PANDEGLANG, (PR).- Polres Pandeglang sedang mendalami kasus mayat yang ditemukan dalam karung, sebab dari penemuan mayat yang kedua tersebut hampir sama dengan kasus penemuan mayat sebelumnya yang dimasukan ke dalam karung.

Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono mengatakan, dirinya belum bisa memastikan motif yang ada terkait dengan penemuan mayat di dalam karung, akan tetapi dirinya sudah memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan.

"Untuk kaitan dengan kasus sebelumnya itu belum bisa kita simpulkan, karena identitas dari temuan mayat yang kedua ini, kita masih kesulitan mendeteksi identitas korban. Anggota tubuhnya sudah rusak, kulitnya sudah terkelupas dan matanya juga rusak karena ditutup oleh lakban, sehingga retinanya rusak, sehingga untuk mengenali identitasnya agak kesulitan, tapi kita akan coba terus mengetahui identitasnya," katanya saat ditemui usai menghadiri Rakernis Bawaslu di Hotel Horison Altama Pandeglang, Kamis 11 April 2019.

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan autopsi untuk pemeriksaan anggota tubuh yang rusak, agar mencari petunjuk untuk mengenali identitas korban. "Kami sudah melakukan autopsi, tapi belum membuahkan hasil  dari dokter forensik, karena anggota tubuh korban sudah rusak seperti sidik jari sama kornea matanya. Adapun hasil sementara, itu ada kekerasan dari penemuan mayat tersebut, sehingga menimbulkan kematian," ucapnya.

Dari hasil pantauan anggota di lapangan, lanjut Kapolres Indra, warga yang ada di wilayah yang dicurigai sampai ssat ini belum ditemukan petunjuk. "Dari warga sampai saat ini belum ada yang melaporkan adanya kehilangan. Ada beberapa orang yang kita curigai sebagai mayat tersebut, kita datangi yang bersangkutan ternyata masih ada," tuturnya  kepada wartawan Kabar Banten, Ade Taufik.

"Untuk penemuan kasus yang pertama sudah kita dalami dan ada beberapa pihak yang kita mintai keterangan. Kita juga menggunakan alat-alat teknologi, insya Allah kami mohon waktu dan kami juga mohon doanya semoga secepatnya bisa terungkap," ujarnya.

"Ada beberapa pihak yang kita curigai, hanya saja kita belum bisa sampaikan di sini, kita masih lakukan pengembangan dan anggota juga masih di lapangan," pungkasnya.***



Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X