Kabar Mengenai Hasil Pencoblosan Pilpres 2019 di Luar Negeri Hoaks

- 10 April 2019, 19:08 WIB
Pemilu 2019/DOK. PR

JAKARTA, (PR). – Media sosial dan aplikasi perbincangan sempat diramaikan oleh kabar hasil pemungutan suara Pilpres 2019 dari pemilih Warga Negara Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Di satu sisi, benar bahwa pemilih di luar negeri menggunakan hak suaranya terlebih dahulu daripada pemilih di dalam negeri.

Komisi Pemilihan Umum memastikan bahwa informasi yang beredar tentang hasil Pilpres 2019 di luar negeri adalah hoaks. Meski pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan pada 8 sampai 14 April 2019, penghitungan suaranya tetap dilakukan bersamaan dengan Pemilu 2019 di dalam negeri.

"Kegiatan penghitungan suara pemilu di luar negeri dilaksanakan pada 17 April 2019 sesuai waktu setempat," kata Komisioner KPU Hasyim Asyari, Rabu 10 April 2019.

Hasyim Asyari mengatakan, pemilihan lebih dulu bagi pemilih di luar negeri sesuai dengan SK KPU Nomor 644/2019.

loading...

Pemungutan suara dilakukan dengan tiga metode yakni memilih di TPSLN yang berada di kantor perwakilan Republik Indonesia, memilih dengan Kotak Suara Keliling yang bertempat di dekat pemukiman atau tempat kerja WNI, serta metode pos.

"Jadi, bila sekarang ini beredar kabar tentang perolehan suara pemilu luar negeri, dapat dipastikan hasil tersebut bukan hasil resmi yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri dan KPPSLN karena hasilnya baru diketahui setelah proses penghitungan suara 17 April 2019 selesai," ucap dia.

Hasyim Asyari menegaskan bahwa saat ini pemungutan suara di luar negeri yang telah digelar adalah di Sana'a (8 April 2019), Panama City dan Quito (9 April 2019), serta Bangkok dan Songkhla (10 April 2019). Dengan begitu, selain jadwal tersebut, kegiatan pemungutan suara di negara lain belum dilaksanakan.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X