Senin, 9 Desember 2019

Lakukan Serangan Fajar, Caleg Bisa Kena Diskualifikasi

- 5 April 2019, 07:29 WIB
null

SERANG, (PR).- Para calon legislatif (caleg) DPR RI dari dapil Banten yang berstatus petahana dan akan maju kembali di Pemilu 2019, sampai saat ini dinilai belum mendapatkan posisi aman untuk duduk di Senayan. Sebab, mereka bisa saja tumbang oleh calon-calon baru yang menjadi penantang pada 17 April 2019.

Pengamat politik Untirta Suwaib Amirudin mengatakan, caleg yang berstatus incumbent diprediksi tidak akan mampu bersaing jika hanya mengandalkan cara-cara lama dalam strategi merebut suara calon konsituennya. Sebab menurut dia, cara itu sudah tidak efektif karena masyarakat lebih cenderung ingin disapa secara langsung bertemu dengan calon pilihannya.

"Kalau cara-cara lama yang digunakan petahana cuma mengandalkan jaringan dan finansial, itu agak sulit mendapat posisi yang bagus. Apalagi kalau dia mau terpilih. Karena sekarang caleg-caleg baru punya progres lebih tinggi. Pendekatannya juga dor to dor ketemu langsung sama masyarakat," kata Suwaib kepada Kabar Banten, Kamis 4 April 2019.

Suwaib berpendapat, jika caleg petahana tidak segera melakukan gebragan baru di akhir-akhir menjelang Pemilu Serentak 2019, peluang mereka untuk duduk kembali di Senayan juga akan berat. Terlebih, persaingan di 3 dapil di Banten saat ini sedang menunjukan tren yang dinamis dan bisa berubah setiap saat.

Selain itu, fenomena serangan fajar yang sering terjadi di ujung-ujung menjelang pemiluhan, saat ini sudah mulai diabaikan oleh masyarakat. Sebab menurutnya, para calon konsituen anggota dewan lebih mementingkan mereka minimal harus tahu akan track record orang yang dipilihnya untuk mewakili duduk di Senayan.

"Pemilu yang lalu memang ada  gencaran-gencaran begitu. Tapi sekarang jangan macam-macam, bisa terjadi diskualifikasi. Sekarang lebih bagus turun ke lapangan di menit-menit akhir. Mendekatkan lagi dirinya dengan konsituen, ketimbang menggunakan jaringan dan komunitas yang hanya menyampaikab visi misi tapi tidak bertemu orangnya langsung. Itu lebih efektif," ujarnya kepada wartawan Kabar Banten, Rifat Alhamidi.***



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X