Senin, 24 Februari 2020

Waspada, Perbukitan Prambanan Rawan Longsor

- 24 Maret 2019, 20:16 WIB
RUMAH tertimpa longsor di Dusun Kikis RT 04 RW 06 Desa Sambirejo, Kec. Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY akibat hujan deras yang terjadi pada Minggu 24 Maret 2019 dini hari.*/DOK. BPBD SLEMAN

SLEMAN, (PR).- Hujan deras yang turun pada Minggu 24 Maret 2019 dini hari mengakibatkan tanah longsor di kawasan perbukitan Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan menimpa satu rumah warga.

"Longsor menimpa bagian rumah Ahmad Rodhli Setyoko di Dusun Kikis RT 04  RW 06 Desa Sambirejo, Prambanan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan. 

Menurut dia, akibat kejadian tersebut bagian dapur rumah korban mengalami rusak berat akibat tertimpa material batu dan tanah."Saat ini masyarakat setempat dengan dipimpin kepala dukuh melakukan giat kerja bakti di lokasi terdampak," ucapnya. 

Makwan mengatakan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban luka maupun korban luka."Tidak ada korban meninggal maupun luka, sedangkan untuk kerugian material berupa tembok rumah jebol," ujarnya.

Makwan mengimbau karena curah hujan yang masih cukup tinggi di bulan Maret ini, masyarakat diminta agar selalu waspada. Terutama masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan agar sadar dengan potensi bencana tanah longsor. 

"Terutama di wilayah perbukitan Kecamatan Prambanan menjadi salah satu daerah yang harus sadar akan potensi bencana longsor," katanya. 

Menurut Makwan, saat ini pergerakan tanah di Prambanan masih relatif stabil."Namun jika curah hujan lebat dan durasi hujan cukup lama maka potensi longsor tetap tinggi," tuturnya.

Tanah retak 

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini yang juga harus diwaspadai adalah tanah di Dusun Magursari, Gayamharjo, Prambanan. Awal kejadian itu adalah 17 Maret 2019 saat hujan deras yang mengguyur DIY semalaman.  

"Tanah ambles tersebut bermula dari retakan kecil sebesar 10 sentimeter. Hingga Rabu 20 Maret 2019 lalu, retakan menjadi 40 sentimeter dengan kedalaman amblas 50 sentimeter dan panjang retakan 30 meter, lebar 20 meter," tuturnya. 

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X