Membayangkan KSAD Jenderal Dudung 'Hidupkan' Sistem Orde Baru Sikat Massa Ekstrem Kiri dan Kanan

- 25 November 2021, 16:55 WIB
Letjen Dudung Abdurachman resmi menjadi KSAD setelah dilantik oleh Presiden Jokowi. Jenderal Dudung mengeluarkan istilah, jarum jatuh pun harus didegar oleh anggotanya.
Letjen Dudung Abdurachman resmi menjadi KSAD setelah dilantik oleh Presiden Jokowi. Jenderal Dudung mengeluarkan istilah, jarum jatuh pun harus didegar oleh anggotanya. /Instagram/@jokowi

"Welcome orde baru," kata Gus Umar seperti dilansir dari akun Twitter @UmarHasibuan75 pada 23 November 2021.

Diketahui sebelumnya, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman akan memerintahkan seluruh prajurit TNI AD turun tangan mencegah gerakan radikalisme.

Dudung meminta seluruh elemen, mulai dari prajurit TNI AD hingga Babinsa peka terhadap perkembangan situasi.

Baca Juga: Cuek Meski Sering Diledek Publik, Anies Baswedan: Gapapa, Kasih Kebahagiaan Buat yang Meledek

"Saya akan perintahkan seluruh prajurit peka terhadap perkembangan situasi menyangkut ekstrem kiri dan kanan," ujar Dudung Abdurachman.

Dudung pun tak segan untuk menerapkan sistem seperti pada zaman Presiden Soeharto.

Akan tetapi, Dudung tidak menjelaskan secara detail terkait pernyataan itu.

"Saya bilang, kalau ada informasi-informasi, saya akan berlakukan seperti zaman Pak Soeharto dulu. Para Babinsa itu harus tahu, jarum jatuh pun dia harus tahu," ungkap Dudung Abdurachman.

Dudung menegaskan, untuk segera mengambil tindakan bila ada organisasi yang mencoba mengganggu keamanan NKRI.

"Jadi, kalau ada organisasi yang coba mengganggu persatuan dan kesatuan, jangan banyak diskusi, jangan terlalu banyak berpikir tetapi lakukan," tuturnya.***

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network