Senin, 24 Februari 2020

Debat Cawapres 2019, Mengejutkan karena Biasa

- 18 Maret 2019, 06:23 WIB
CAWAPRES Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno serta pimpinan KPU bersiap untuk berswafoto usai mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Maret 2019. Debat Capres Putaran Ketiga yang menampilkan hanya kedua Cawapres tersebut bertemakan Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan, serta Sosial dan Kebudayaan.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Ada hal sangat menarik dalam debat Pilpres 2019 tahap ketiga antara calon wakil presiden Ma'ruf Amin dengan Sandiaga Uno. Dari konteks secara keseluruhan, tentunya mengagetkan banyak orang.

Hal itu disampaikan Guru Besar Ilmu Sejarah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjajaran Bandung  Reiza D Dienaputra terkait Debat Pilpres 2019.

Debat Pilpres tahap ketiga antarcawapres itu diselenggarakan KPU di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Maret 2019 malam.

“Dalam hal penampilan, cara penyampaian, serta mengungkap gagasan dari Ma'ruf Amin,” katanya.

Dalam hal pendidikan dan kesehatan, kedua cawapres tidak menyampaikan gagasan maupun hal yang baru.

Pembahasan dunia pendidikan masih seputar Ujian Nasional. Adapun soal kesehatan berkaitan dengan pelayanan BPJS.

“Padahal dalam dunia pendidikan, saat ini harus sudah dalam konteks pemikiran yang maju, pendidikan dibangun dalam upaya menghadapi revolusi 4.0. Dalam pembangunan ke depan, Indonesia akan menghadapi fenomena pendidikan yang sangat kompleks,” ujar Reiza.

Sementara terdapat hal menarik dalam paparan soal ketenagakerjaan. Sadiaga Uno menyampaikan bahwa tenaga kerja asing seharusnya memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik.

“Ini merupakan politik budaya yang sangat penting, bahasa nasional harus menjadi jati diri bangsa dan berbicara bahasa nasional (bahasa Indonesia) merupakan bagian dari ketahanan budaya,” kata Reiza.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X