Kamis, 5 Desember 2019

Warga Cikepuh Tanam Pohon Pisang di Jalan yang Rusak

- 27 Februari 2019, 00:30 WIB
WARGA RW 06 Cikepuh tanami pohon pisang di tengah jalan yang rusak, Selasa 26 Februari 2019.*/KABAR BANTEN

SERANG, (PR).- Warga RW 06 Cikepuh tanami pohon pisang di tengah jalan yang rusak dan berlubang di Jalan Ayip Usman, Cikepuh, Kelurahan Unyur, Kota Serang. Hal itu dilakukan warga karena merasa kesal dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki.

"Ini merupakan bentuk protes kami kepada pemerintah, agar segera melakukan perbaikan. Karena jalan ini sudah berbulan-bulan rusak dan hingga saat ini belum ada tindakan dari pemerintah," ujar Ketua Rukun Tetangga (RW) 06 Cikepuh Hamsani, Selasa 26 Februari 2019.

Sebelumnya, ia mengatakan, pada tahun 2018, pemerintah akan melakukan perbaikan jalan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan sama sekali. "Jadi warga pun berinisiatif untuk menanami pohon pisang ini di tengah jalan yang berlubang. Karena sudah cukup banyak memakan korban. Bahkan sampai meninggal dunia, akibat jalan rusak yang berlubang ini," katanya.

Warga sengaja memberi tanda dengan menanam pohon pisang tersebut agar tidak ada lagi korban yang berjatuhan. "Sepengetahuan saya, lebih dari 10 pengendara sepeda motor yang jatuh di jalan ini. Bahkan belum lama ini, seorang pengendara sepeda motor mengalami patah tulang dibagian kakinya akibat terperosok," ujarnya.

Terakhir, berdasarkan laporan warga, ada tabrakan beruntun akibat lubang besar yang tergenang air beberapa hari lalu. "Jadi si pengendara tidak menyadari kalau ternyata lubang tersebut cukup dalam. Terakhir, saya dapat laporan, itu warga Kampung Pekarungan terjatuh dan sampai sekarang masih koma," ujarnya.

Hamsani menjelaskan, rusaknya jalan diakibatkan drainase yang tidak mengalir. Sehingga membuat air tergenang dan merusak komponen aspal. "Kalau dilihat dari penyebab rusaknya jalan ini, adalah drainase yang tertutup. Sebelumnya kami memberikan surat ke kelurahan, kemudian ke kecamatan untuk disampaikan kembali ke Pemerintah yang berwenang, agar jalan segera diperbaiki," katanya.

Dengan terjadinya kecelakaan, hingga memakan banyak korban. Hamsani berharap, pemerintah dapat segera diperbaiki. "Jangan sampai ada korban-korban lainnya. Untuk pemerintah, kami memohon agar bisa segera dilakukan perbaikan untuk jalan ini," ucapnya.

Sementara seorang pengendara sepeda motor Andi merasa sangat tidak nyaman dengan kondisi jalan yang rusak dan banyak memakan korban. "Sangat tidak nyaman, karena sudah banyak memakan korban juga. Hampir setiap hari pasti ada aja yang jatuh atau terperosok ke lubang," katanya.

Selain kondisi jalan yang rusak dan berlubang, dikawasan tersebut juga sering terjadi kemacetan panjang. Ditambah dengan tidak adanya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang memperparah kondisi jalan tersebut.


Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Tags

Komentar

Terkini

X