Sabtu, 22 Februari 2020

KLHK: SK Penurunan Status Cagar Alam Kamojang Tidak Akan Dicabut

- 25 Januari 2019, 15:54 WIB
PINTU kawasan Cagar Alam Kamojang, Kab Bandung.*/ADE BAYU INDRA/PR

JAKARTA, (PR).- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menutup pintu untuk pencabutan surat keputusan tentang penurunan status Cagar Alam Kamojang menjadi taman wisata alam. Meskipun demikian, kementerian bersedia mengajak pihak-pihak yang masih kontra untuk menyikapi keputusan yang telah diterbitkan setahun lalu.

"Persoalan penurunan status tersebut bukan semata karena adanya potensi panas bumi. Kondisi cagar alam dari beberapa blok pun sudah tidak layak lagi dianggap sebagai cagar alam karena banyaknya aktivitas manusia. Dengan demikian, berdasarkan kajian hampir tiga tahun, statusnya kemudian diubah,” kata Direktur Jenderal Konservasi, Sumber Daya Alam, dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno melalui telefon, Kamis, 24 Januari 2019.

Ia menegaskan, Direktorat Jenderal KSDAE menutup pintu terhadap kemungkinan wacana pencabutan Surat Keputusan Nomor 25/MENLHK/SETJEN/PL.2/1/2018 tertanggal 10 Januari 2018 tentang Penurunan Status Cagar Alam Kamojang. Meskipun demikian, kata dia, kementerian bersedia mendiskusikan hal itu dengan pegiat lingkungan di Jawa Barat.

Hanya, dalam diskusi yang dimaksud, Wiratno menyatakan bahwa pihaknya ingin menjelaskan kebijakan-kebijakan pemerintah yang akan memberikan manfaat lebih banyak kepada masyarakat mengenai lahirnya surat keputusan tersebut. Hal itu termasuk jaminan bila terjadi kerusakan akibat aktivitas geotermal, pemerintah bisa memberikan sanksi untuk upaya perbaikan lingkungan sepanjang aktivitas berlangsung.

"Kami ingin menyampaikan kepada mereka yang belum tahu atau hanya mendapatkan informasi sepihak mengenai perubahan status tersebut mengenai kondisi sesungguhnya. Tentunya tidak ada yang buruk dengan surat keputusan tersebut sehingga tidak ada alasan untuk mencabutnya, bahkan merevisinya pun belum diperlukan,” ujar Wiratno.

Pada kesempatan itu, ia juga meminta polemik mengenai penolakan penurunan status Cagar Alam Kamojang yang ramai di media massa untuk segera dihentikan. Menurut dia, bila terjadi persoalan, diperlukan langkah konkret dalam menghadapi persoalan tersebut. 

Semisal adanya laporan kepada pihak KSDAE atau ke Bagian Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian LHK. Soalnya, hingga saat ini, belum ada satu pihak pun yang melaporkan dampak buruk ataupun ancaman kerusakan lingkungan terkait dengan Taman Wisata Alam Kamojang dan sekitarnya.

Minta penjelasan

Terpisah, Gubernur Ridwan Kamil mengakui telah mendengar pengaduan tentang penurunan status kawasan Cagar Alam Kamojang dan Papandayan menjadi taman wisata alam.

"Saya mendengar dan saya menerima komplain. Jawaban saya adalah saya akan merapatkan, belum punya komentar, tidak punya data, baru sepihak dari yang komplain karena itu wilayahnya di pusat. Saya akan bertanya dan itu saya akan kirimkan surat. Jadi, per hari ini saya akan berkoordinasi, meminta penjelasan pemerintah pusat,” katanya ketika ditemui di Gedung Sate.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X