Sabtu, 18 Januari 2020

Dana yang Belum Terserap di Deputi IV Kemenpora Rp 479 Miliar

- 19 Desember 2018, 22:29 WIB
PINTU ruangan Asisten Deputi Olahraga Prestasi disegel oleh KPK di gedung Kemenpora, Jakarta, Rabu (19/12/2018). KPK mengamankan tiga pejabat Kemenpora dan KONI, menyegel tiga ruangan yakni Deputi IV, Asdep Orpres, ruang staf serta mengamankan barang bukti berupa uang Rp300 juta terkait kasus dugaan pencairan dana hibah dari Kemenpora ke KONI.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Berdasarkan data dari Kemenpora, dari anggaran Kemenpora 2018 yang terserap untuk program Deputi IV (Pembinaan Prestasi Olahraga) baru 82,4 persen. Masih ada dana yang belum terserap sebesar Rp 479 miliar.

Dari pertimbangan tersebut, maka disinyalir OTT tersebut terkait dengan pencairan cepat untuk penyaluran dana hibah KONI, mengingat dua hari lagi pembukuan anggaran Kemenpora akan ditutup. Berbicara fungsi inspektorat sebagai pengawas, Sekretaris Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto memastikan hal tersebut ada.

Bila sudah bisa dicairkan, maka menurutnya proposal tersebut sudah dianggap sesuai prosedural logikanya. 

"Inspektorat kami selalu mewanti-wanti, tolong lobang-lobang persoalan di mana saja. Tapi, dalam kasus ini kami belum tahu persoalan di mana. Meskipun saya sudah dapat info, saya tetap tidak mau andai-andai," ujarnya, Rabu 19 Desember 2018. 

Kendati ada masalah, namun Gatot memastikan jika semua proses yang sudah berjalan di Deputi IV, seperti penyelesaian LPJ Cabor, pengajuan proposal anggaran cabor untuk 2019 tidak akan berhenti. Semua tetap akan berjalan seperti biasanya dan dipastikannya tidak akan mengganggu persiapan untuk SEA Games 2019. 

Perkuat inspektorat

Selain lima pejabat Kemenpora, OTT KPK juga menangkap empat pejabat KONI yang disinyalir punya keterlibatan juga. Menpora Imam Nahrawi menambahkan, jika sampai kemarin pihaknya juga belum berkomukasi dengan pimpinan KONI. 

Imam Nahrawi mengaku pihaknya akan menyelidiki secara internal lebih dahulu untuk mencari dana hibah mana yang jadi masalah. Pihaknya akan melihat dari proses awal pengajuan proposal, verifikasi, hingga pencairannya seperti apa.

Begitu ada pengumuman, pihaknya segera akan melakukan langkah cepat untuk memilih para pejabat pengganti untuk posisi yang ditinggalkan. 

Halaman:

Editor: Fani Ferdiansyah

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X