Senin, 16 Desember 2019

Menkeu Sebut Defisit Anggaran Turun Rp 72 Triliun

- 17 Oktober 2018, 06:36 WIB

JAKARTA, (PR).- Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan realisasi defisit anggaran dalam APBN hingga akhir September 2018 telah mencapai Rp 200,2 triliun atau 1,35 persen terhadap PDB.

“Defisit anggaran mencapai Rp 200 triliun, tahun lalu dalam periode yang sama Rp 272 triliun. Jadi turun hampir Rp72 triliun dari tahun lalu," ujar Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, Rabu 17 Oktober 2018.

Ia menambahkan, realisasi defisit anggaran yang mencapai 1,35 persen terhadap PDB ini juga lebih rendah dari periode sama tahun lalu sebesar dua persen terhadap PDB. Realisasi defisit anggaran ini berasal dari pendapatan negara sebesar Rp 1.312,3 triliun atau 69,3 persen dari target serta belanja negara Rp 1.512,6 triliun atau 68,1 persen dari pagu.

Pendapatan negara tersebut mencakup penerimaan perpajakan Rp 1.024,5 triliun atau 63,3 persen dari target, penerimaan negara bukan pajak Rp 281,4 triliun atau 102,2 persen dari target dan hibah Rp 6,4 triliun atau 538,6 persen dari target.

Penerimaan perpajakan tersebut berasal dari penerimaan pajak termasuk PPh migas sebesar Rp 900,9 triliun atau 63,3 persen dari target dan penerimaan kepabeanan dan cukai Rp 123,6 triliun atau 63,7 persen dari target.

"Kalau dibandingkan, tahun lalu penerimaan perpajakan hanya mencapai Rp 879 triliun, berarti pada tahun ini ada pertumbuhan 16,5 persen," katanya.

Sedangkan, realisasi belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 938,8 triliun atau 64,5 persen dari pagu serta transfer ke daerah dan dana desa Rp 573,8 triliun atau 74,9 persen dari pagu.

Belanja pemerintah pusat mencakup belanja Kementerian Lembaga yang sudah mencapai Rp 511,5 triliun atau 60,4 persen dari pagu serta belanja non Kementerian Lembaga sebesar Rp 427,3 triliun atau 70,4 persen dari pagu. Sementara itu, realisasi transfer ke daerah mencapai Rp 535,8 triliun atau 75,9 persen dari pagu dan dana desa sebesar Rp 37,9 triliun atau 63,2 persen dari pagu.

Untuk menutup defisit anggaran tersebut, realisasi pembiayaan anggaran sudah mencapai Rp 292,8 triliun atau lebih rendah dari tahun lalu Rp 391,2 triliun.


Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Komentar

Terkini

X