Jumat, 6 Desember 2019

Berhasil Mengubah Ekonomi Warga Desa Tertinggal, Sejumlah Negara Berkembang Contoh Prukades

- 16 Oktober 2018, 08:57 WIB
MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, berkunjung ke Pondok Pesantren Ma'had Baitul Arqam Al-Islami Lembur Awi di Kecamatan Pacet, kabupaten Bandung, Senin 3 Juni 2018.*

JAKARTA, (PR).- Sejumlah negara berkembang, terutama dari Afrika, akan mencontoh Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) yang digagas Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Prukades dianggap berhasil meningkatkan pemberdayaan ekonomi warga desa tertinggal menjadi berkembang. 

Mendes-PDTT, Eko Putro Sandjojo, mengatakan Prukades memikat perhatian pihak World Bank dan badan pendanaan moneter internasional (IMF). Menurut dia, dalam Annual Meeting IMF-WB di Bali pekan lalu, Prukades dijadikan bahan diskusi utama dari sejumlah negara berkembang.

“Dalam 4 tahun ini, melalui Prukades, Indonesia sudah mampu membangun infrastruktur di kawasan perdesaan dalam skala yang sangat masif dan belum pernah terjadi dalam sejarah Indonesia. Bank dunia mendorong pembangunan di desa ini terus berjalan, terutama untuk pemberdayaan sumber daya manusia dan ekonomi,” kata Eko dalam Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan Kawasan Perdesaan, di Jakarta, Selasa 16 Oktober 2018.

Ia menuturkan, Rakornas tersebut untuk menindaklanjuti rencana dari World Bank dan IMF yang ingin mengadopsi Prukades. Menurut dia, komitmen dari para kepala daerah yang tinggi menjadi kunci sukses Prukades.

“Makanya koordinasi ini untuk memastikan semua desa mencontoh desa yang sukses untuk move on and beyond dari infrastruktur. Melihat model-model usaha yang begitu banyak untuk pemberdayaan ekonomi. Kami melibatkan semua stakeholder dari kementerian dan lembaga terkait, dunia usaha dan perbankan. Tapi yang paling penting adalah komitmen dari kepala daerah,” katanya.

Perwakilan dari Nigeria dipastikan akan melihat langsung implementasi Prukades di sejumlah desa. Menurut dia, melalui Prukades, pemerintah berhasil menaikan status 10.000 desa tertinggal menjadi desa berkembang. Pada tahun depan, jumlah desa berkembang ditargetkan bertambah 15.000 desa lagi. 

“Banyak BUMDesa yang sudah berhasil, bahkan mampu membayar pajak yang lebih dari dana desanya. Kami sekarang lagi serentak nih, membuat program inovasi desa dengan bank dunia untuk diterapkan di berbagai desa tertinggal. Tahun ini, dari program yang kami anggap bagus, akan diberi bantuan lagi. Ada 100 desa yang dijadikan contoh kasus untuk diikuti keberhasilannya,” ucap Eko.

Pelaksana Tugas Dirjen Pengembangan Kawasan Perdesaan Harlina Sulistuorini menambahkan, Rakornas tersebut akan membahas strategi eksplorasi kebutuhan di setiap kawasan. Menurut dia, pengembangan Prukades akan diperluas dengan tetap berorientasi pada hasil.

“Kami menyusun dari awal dokumen pembangunan kawasan perdesaan,” ujar Herlina.


Halaman:

Editor: Dhita Seftiawan

Tags

Komentar

Terkini

X