Jumat, 21 Februari 2020

H-2 Penutupan, Pendaftar Capres Masih Sepi

- 8 Agustus 2018, 12:07 WIB
KETUA KPU Arief Budiman berjalan di dekat spanduk pendaftaran bakal pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Pemilu Tahun 2019 di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu, 4 Agustus 2018 lalu. KPU membuka pendaftaran bakal pasangan capres dan cawapres tersebut mulai 4 - 10 Agustus 2018.*

JAKARTA, (PR).- Penutupan pendaftaran calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tinggal dua hari lagi. Namun, sampai saat ini belum ada pihak yang melapor kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) hendak mendaftarkan kandidat yang diusungnya ke KPU. 

Seperti diketahui, sebelumnya KPU meminta para kandidat memberi informasi jika hendak mendaftar satu hari sebelum hari H.

Menurut Ketua KPU Arief Budiman, sampai Rabu, 8 Agustus 2018 sore, belum ada partai politik yang menginformasikan pendaftaran. Dia pun menilai kepastian ada atau tidaknya pasangan calon yang mendaftar capres-cawapres akan dilihat dari informasi yang masuk, Kamis, 9 Agustus 2018.

"Kalau besok ada yang konfirmasi, berarti daftar tanggal 10 (Agustus) kita tunggu saja," kata Arief di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018.

Arief tak menampik kalau KPU bisa saja memperpanjang masa pendaftaran jika hanya ada satu pasangan calon yang mendaftar hingga tanggal 10 Agustus 2018. Namun, dia mengingatkan kalau urusan capres merupakan sebagian kecil dari urusan negara yang harus segera selesai.

"Jadi kami mohon cawapres didaftarkan sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU," kata dia.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi juga mengingatkan kepada partai politik agar tidak terlena dalam urusan negosiasi sehingga melupakan tenggat waktu pendaftaran. Menurut dia, sesuai PKPU, pihaknya bisa saja memperpanjang masa pendaftaran yakni dua kali tujuh hari jika hanya ada satu pasangan yang mendaftar.

Namun, tentunya agenda ini akan berkejaran dengan penetapan Daftar Calon Tetap yang dijadwalkan pada September.

"Penambahan pun tak langsung dua kali tujuh hari, tapi kami perpanjang dulu sekali, nanti kalau belum ada, tujuh hari yang kedua," kata dia.

Halaman:

Editor: Muhammad Irfan

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X